Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, FILKOM UB Gelar Visiting Lecturer Bersama Undiksha Bahas Psikologi Motivasi Belajar

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya menyelenggarakan rangkaian program Visiting Lecturer dalam rumpun kajian Teori dan Sains Belajar pada Selasa dan Rabu (19/5/2026 dan 20/5/2026). Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui platform Zoom Meeting ini menghadirkan pakar pendidikan dari Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA), Dr. Nyoman Sugihartini, S.Pd., M.Pd.
Kuliah tamu ini berfokus pada pentingnya memahami psikologi serta sains di balik motivasi belajar mahasiswa di era digital. Kehadiran ruang diskusi akademis ini menjadi langkah strategis fakultas dalam merancang metode pembelajaran yang adaptif, komunikatif, dan responsif terhadap dinamika mental generasi muda.
Sesi pematerian dibuka secara interaktif menggunakan platform partisipatif Mentimeter. Nyoman mengajak para peserta untuk mengutarakan pandangan awal mengenai makna mendasar dari sebuah motivasi. Dari respons yang terkumpul, muncul pemaknaan mendalam bahwa motivasi bukan sekadar dorongan mekanis biasa, melainkan reason for life, harapan, pemicu semangat, hingga landasan utama dalam mengambil tindakan.
Selain itu, para peserta diajak berefleksi mengenai preferensi pengerjaan tugas proyek perkuliahan. Mayoritas mahasiswa menunjukkan kecenderungan menyukai tipe tugas yang menantang namun tetap realistis (moderate risk). Temuan ini menegaskan pentingnya bagi pendidik untuk merancang beban belajar yang proporsional guna mencegah timbulnya kecemasan berlebih (anxiety) maupun kebosanan (boredom) pada mahasiswa
Dalam pemaparannya, Nyoman menegaskan urgensi pergeseran pendekatan pembelajaran dari pola konvensional menuju paradigma kontemporer.Pendekatan motivasi klasik dinilai masih berfokus dominan pada dorongan eksternal seperti reward and punishment, berorientasi semata pada pencapaian nilai (grade-oriented), serta menempatkan pengajar sebagai pusat utama pembelajaran (teacher-centered). Sebaliknya, paradigma motivasi kontemporer berfokus pada penguatan efikasi diri (self-efficacy), penetapan tujuan pribadi (personal goal-setting), serta pencapaian pengalaman belajar yang bermakna (meaningful learning) bagi mahasiswa.

Lebih lanjut, dipaparkan pula konsep keseimbangan antara motivasi ekstrinsik dan intrinsik dalam membentuk ekosistem pembelajaran yang holistik:
- Motivasi Ekstrinsik sebagai Motor Starter: Elemen seperti kompetisi, deadline, dan sistem poin sangat efektif untuk menginisiasi tindakan awal, membangun kedisiplinan dasar, serta mengenalkan tantangan baru.
- Motivasi Intrinsik sebagai Mesin Utama: Minat murni dari dalam diri merupakan penentu utama keberlanjutan proses belajar. Motivasi intrinsik membentuk daya tahan (grit), melahirkan kreativitas, dan menjamin keberlangsungan tradisi pembelajar seumur hidup (lifelong learning).
Melalui kegiatan Visiting Lecturer ini, para dosen dan mahasiswa FILKOM UB diharapkan dapat mengintegrasikan strategi pembelajaran yang bijak dan berimbang. Penggunaan stimulan eksternal yang terukur diharapkan mampu memantik kesadaran internal mahasiswa, sehingga proses akademik di UB tidak sekadar berburu nilai akademis, melainkan juga berfokus pada pengembangan karakter serta ketahanan mental.
Inisiatif pengembangan kualitas pendidikan ini turut merepresentasikan komitmen nyata FILKOM UB dalam menyokong agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penyediaan metode pembelajaran yang inklusif dan bermutu, serta SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui pendorongan iklim akademik yang mendukung kesehatan mental mahasiswa. (faiz/rr)