Jajaran Dekanat FILKOM UB Lakukan Kunjungan Dinas Strategis ke Pemkab Blitar

Jajaran pimpinan dekanat Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB) melakukan kunjungan dinas strategis ke Pemerintah Kabupaten Blitar pada Selasa, 7 Juli 2026. Pertemuan yang berlangsung hangat di Kantor Bupati Blitar di Kanigoro ini diinisiasi untuk memperkuat jalinan silaturahmi, memohon izin operasional penerjunan program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) 2026, sekaligus melakukan sinkronisasi program kerja digitalisasi daerah secara komprehensif.
Kunjungan Dinas ini dipimpin langsung oleh Dekan FILKOM UB, Ir. Tri Astoto Kurniawan, S.T., M.T., Ph.D., IPM., didampingi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik, Sabriansyah Rizqika Akbar, S.T., M.Eng., Ph.D., Wakil Dekan Bidang Umum, Keuangan, dan Sumber Daya, Dr.Eng. Gembong Edhi Setyawan, S.T., M.T., serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa, Dr. Eng. Budi Darma Setiawan, S.Kom., M.Cs..
Turut serta dalam rombongan, Ketua MMD FILKOM UB 2026, Hariz Farisi, S.Kom., M.T., dan Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok 46 Desa Balerejo, Dr. Ir. Heru Nurwarsito, M.Kom..
Dalam sesi sambutan kunjungan dinas, Dekan FILKOM UB menyampaikan bahwa esensi utama dari penerjunan ratusan mahasiswa ke Kabupaten Blitar adalah menyumbangkan pemikiran taktis dan keilmuan mutakhir di bidang teknologi informasi guna mempercepat akselerasi transformasi digital desa.
“Langkah ini diambil sebagai instrumen edukasi bagi mahasiswa untuk membangun empati sosial yang tinggi di tengah realitas masyarakat. Kami ingin mahasiswa keluar sejenak dari ketergantungan gawai (gadget) perkotaan, mengasah ketangguhan (resilience), dan hadir sebagai penyelesai masalah (problem solver) yang sensitif terhadap tantangan riil warga desa,” urai Dekan FILKOM UB.
Rombongan dekanat FILKOM UB disambut langsung oleh Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto, M.M., didampingi oleh Sekretaris Daerah, Khusna Lindarti, S.Sos., M.Si., Asisten Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang), M. Badrodin, S.E., M.M., Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadis Budpar), Eko Susanto, S.T., M.Si., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Suhendro Winarso, S.STP., M.Si., Kadis Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Agung Wicaksono, S.E., M.M., serta Kepala Bidang Kelembagaan, Dhany Risantoro, yang hadir mewakili Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tantowi Jauhari, S.P.

Bupati Blitar dalam diskusi interaktif tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif kerja sama ini. Beliau menegaskan bahwa penempatan mahasiswa MMD FILKOM UB di wilayah Blitar sangat tepat sasaran dan krusial, mengingat Pemerintah Kabupaten Blitar saat ini tengah gencar melakukan ekspansi pembangunan infrastruktur jaringan komunikasi berupa penanaman kabel serat optik (fiber optic) untuk menekan luasan wilayah titik buta sinyal (blank spot).
“Kehadiran mahasiswa FILKOM UB sangat sinkron dengan kebutuhan kami. Kabupaten Blitar memiliki potensi besar, seperti Desa Semen di Kecamatan Gandusari yang merupakan desa wisata unggulan nasional peraih Juara 1 Kategori Desa Wisata Maju ADWI 2022, serta sukses menyabet penghargaan internasional ASEAN Community-Based Tourism Award 2025 di tingkat Asia Tenggara atas keberhasilan mengelola ekoturisme berkelanjutan. Selain itu, kami juga terus mendorong pengelolaan Desa Wisata Puspo Jagat,” ujar Bupati Blitar.
Beliau berharap agar kegiatan MMD FILKOM UB ini bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat secara berkelanjutan. Untuk itu, Bupati langsung menginstruksikan jajaran dinas terkait agar pada tahun depan segera melakukan pemetaan detail mengenai kebutuhan spesifik (requirement mapping) di setiap desa, sehingga program kerja mahasiswa berikutnya dapat langsung menyentuh titik kebutuhan masyarakat secara presisi.
Program MMD FILKOM UB 2026 ini merepresentasikan langkah konkret fakultas dalam mendukung capaian target tujuan pembangunan berkelanjutan global (Sustainable Development Goals/SDGs). Fokus pergerakan ratusan inovator muda di lapangan secara taktis diarahkan untuk menyokong indikator kehidupan sehat dan sejahtera (SDG 3: Good Health and Well-being), pendidikan berkualitas (SDG 4: Quality Education), pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDG 8: Decent Work and Economic Growth), serta pembangunan kota dan permukiman yang berkelanjutan (SDG 11: Sustainable Cities and Communities) menuju kedaulatan digital di tingkat pedesaan. (rr)