Tekankan Inovasi Berdampak Sosial, FILKOM UB Gelar Konferensi Internasional ICOMIT 2026

Edita Rosana Widasari, S.T., M.T., M.Eng., Ph.D., memberikan sambutan pembuka pada The 5th International Conference on Multidisciplinary Applications of Information Technology (ICOMIT 2026) di Auditorium FILKOM UB, Selasa (8/9/2026).
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) menggelar The 5th International Conference on Multidisciplinary Applications of Information Technology (ICOMIT 2026) pada Selasa (8/9/2026). Mengusung tema Multidisciplinary Applications of Sustainable Information Systems with Real-World Societal Impact, konferensi ini berfokus pada penerapan sistem informasi multidisiplin yang ditopang oleh Artificial Intelligence (AI), analitik data, manajemen teknologi, hingga aplikasi jaringan.
Dalam sambutan pembukanya, ketua pelaksana ICOMIT, Edita Rosana Widasari, S.T., M.T., M.Eng., Ph.D.., menyampaikan bahwa konferensi ini menjadi ruang kolaborasi bagi para peneliti, akademisi, dan praktisi untuk merumuskan solusi teknologi informasi yang menjawab tantangan masyarakat
“Melalui fokus tema tahun ini, kami ingin menegaskan bahwa pengembangan teknologi tidak hanya dituntut untuk inovatif, tetapi juga harus berkelanjutan, bertanggung jawab, serta memberikan kemanfaatan yang substantif bagi kehidupan masyarakat luas,” tegas Edita.
Edita juga menyampaikan, sebanyak 71 naskah ilmiah masuk dari para peneliti yang berasal dari lima negara: Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Filipina, dan Jepang. Melalui proses peninjauan (peer-review) yang ketat, sebanyak 28 naskah dinyatakan diterima (acceptance rate sebesar 51,9%) dan dipresentasikan dalam forum ini. Seluruh artikel ilmiah yang lolos seleksi akan dipublikasikan oleh Atlantis Press serta terindeks oleh database bereputasi Scopus.

Sesi foto bersama The 5th International Conference on Multidisciplinary Applications of Information Technology (ICOMIT 2026) di Auditorium FILKOM UB, Selasa (8/9/2026)
Tahun ini, penyelenggaraan ICOMIT 2026 menghadirkan dinamika tersendiri terkait kehadiran para pembicara utama. Akibat kendala penerbangan pascaerupsi Gunung Krakatau, Prof. Geert Poels dari Ghent University, Belgia, diwakilkan oleh Prof. Dr. Ir. Lailil Muflikhah, S.Kom., M.Sc., IPM., ASEAN Eng.. Sementara itu, Prof. Ts. Dr. Hj. Mohd Farhan dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia tetap menyapa dan memberikan pemaparannya secara online di tengah proses pemulihan kondisinya. Dedikasi para pembicara internasional ini mendapat apresiasi dari seluruh peserta dan panitia.
ICOMIT 2026 menjadi bagian dari kontribusi FILKOM UB terhadap SDGs, khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 9 tentang Industri dan Inovasi, serta SDG 17 tentang Kemitraan Global. FILKOM UB berharap ICOMIT dapat terus menjadi wadah bagi riset-riset yang menjawab kebutuhan nyata masyarakat. (rr)