Kolaborasi Lintas Disiplin Dosen FILKOM, FK, dan FIKES UB Terjunkan Tim MMD Skema Doktor Mengabdi di Tulungagung

Universitas Brawijaya (UB) resmi melepas delegasi tim pengabdian masyarakat melalui program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Skema Doktor Mengabdi 2026. Pelepasan tim multidisiplin ini dilaksanakan pada Selasa, 7 Juli 2026, guna mengawali pengabdian selama tiga puluh hari hingga 6 Agustus 2026 di Desa Talang, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.
Program strategis ini mengintegrasikan kolaborasi lima dosen yang berasal dari tiga rumpun keilmuan berbeda, yaitu Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Fakultas Kedokteran (FK), dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES). Sedangkan sepuluh mahasiswa yang semuanya berasal dari FILKOM UB. Kolaborasi mengusung program bertajuk “Penguatan Pemahaman Pencegahan Risiko Penyakit Menular Dan Kardiovaskular Menggunakan Media Edukasi Metaverse Gamification Pada Karang Taruna Desa Talang Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung”.
Aksi nyata tim MMD UB ini berfokus pada peningkatan kapasitas anggota karang taruna di Desa Talang dalam mendeteksi dan mencegah risiko penyakit menular serta gangguan kardiovaskular. Melalui pendekatan teknologi imersif berupa metaverse gamification, materi edukasi medis dikemas menjadi media interaktif yang menarik bagi generasi muda.
Langkah preventif ini dirancang untuk mendukung pencapaian target tujuan pembangunan berkelanjutan global atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya indikator kehidupan sehat dan sejahtera (SDG 3: Good Health and Well-being) serta pendidikan berkualitas (SDG 4: Quality Education). Selain intervensi kesehatan, para inovator muda ini juga bergerak taktis dalam mempercepat implementasi pelayanan pemerintahan desa berbasis digital (e-governance) serta menyelenggarakan pelatihan intensif bagi guru-guru sekolah dasar setempat.

Pada aspek tata kelola pemerintahan, adopsi teknologi informasi diproyeksikan mampu mendongkrak efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan publik. Melalui digitalisasi berkas, masyarakat dapat memperoleh akses layanan administrasi secara lebih cepat dan terdokumentasi, sementara perangkat desa dibekali kompetensi baru agar adaptif terhadap disrupsi teknologi harian.
Sektor pendidikan dasar pun tidak luput dari perhatian. Pelatihan literasi digital bagi para guru sekolah dasar di Desa Talang diarahkan untuk memperkuat kompetensi pedagogik dalam merancang pembelajaran berbasis multimedia interaktif dan platform daring (online). Dengan bekal tersebut, ekosistem kelas diharapkan bertransformasi menjadi ruang belajar yang lebih hidup dan berpusat pada kreativitas peserta didik.
Doktor Mengabdi ini diketuai oleh dosen FILKOM UB, Dr. Ir. Fajar Pradana, S.ST., M.Eng., bersama empat anggota tim lintas disiplin yang kompeten di bidangnya:
- Ir. Admaja Dwi Herlambang, S.Pd., M.Pd. (FILKOM)
- Dr. Okta Purnawirawan, S.Pd., M.Pd. (FILKOM)
- dr. Adhi Satriyo Utomo, Sp.OT. (FK)
- Ns. Ike Nesdia Rahmawati, S.Kep., M.Kep. (FIKES)
Dalam prosesi penerjunan, Fajar memberikan pesan bagi para mahasiswa agar senantiasa menjaga integritas institusi di lokasi pengabdian.
“Kepada mahasiswa sekalian, ingatlah peribahasa ‘di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’. Hormati adat istiadat Desa Talang, jaga nama baik almamater, dan berikanlah dedikasi terbaik kalian. MMD bukan sekadar menuntaskan tugas kuliah, tetapi tentang bagaimana kehadiran kalian bisa membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” pesan Fajar.
Fajar juga menambahkan bahwa program kerja yang dibawa telah dirancang secara matang, namun keberhasilannya mutlak bergantung pada bimbingan dan sinergi dari pihak desa.
“Kami menyadari bahwa mahasiswa kami ini masih dalam proses belajar. Mereka adalah anak-anak muda yang mungkin masih minim pengalaman dalam kehidupan bermasyarakat yang sesungguhnya. Oleh karena itu, kami memohon dengan sangat agar Bapak/Ibu perangkat serta warga desa berkenan membimbing, menegur, dan mengarahkan mereka layaknya anak-anak sendiri jika dalam kesehariannya terdapat kekhilafan,” pungkasnya.
Program MMD UB Skema Doktor Mengabdi 2026 ini merepresentasikan langkah konkret UB dalam mendukung capaian target tujuan pembangunan berkelanjutan global (Sustainable Development Goals/SDGs). SDG 03: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being), SDG 04: Pendidikan Berkualitas (Quality Education), SDG 08: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth), dan SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities). (rr)