SENTRIN 2026 Resmi Dibuka, FILKOM UB Dorong Inovasi Teknologi Berdampak

SENTRIN 2026 Resmi Dibuka, FILKOM UB Dorong Inovasi Teknologi Berdampak

dok. PSIK FILKOM UB
Ketua Panitia Pelaksana SENTRIN 2026, Randy Cahya Wihandika, S.ST., M.Kom., Ph.D., memberikan sambutan pembuka pada Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) ke-11, Rabu (9/9/2026), di Auditorium FILKOM UB, Malang.

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) membuka Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) ke-11 pada Rabu (9/9/2026) di Auditorium FILKOM UB, Malang. Seminar tahunan ini berlangsung selama dua hari, 9-10 September 2026, dan mengusung tema “Inovasi Teknologi Digital dan Rekayasa Informasi Berdampak bagi Industri dan Masyarakat”.

Ketua Panitia Pelaksana SENTRIN 2026, Randy Cahya Wihandika, S.ST., M.Kom., Ph.D., mengatakan tema itu lahir dari keresahan bahwa laju perkembangan teknologi semestinya tidak berhenti pada inovasi yang hanya menarik secara akademis.

“Tema ini berangkat dari sebuah kesadaran sederhana bahwa perkembangan teknologi yang cepat seharusnya tidak hanya menghasilkan inovasi yang menarik secara akademis, tetapi juga memberikan dampak yang nyata,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Ia berharap SENTRIN tidak hanya berhenti menjadi forum presentasi hasil penelitian, tetapi juga menjadi ruang untuk bertemu, berdiskusi, bertukar perspektif, dan membangun kolaborasi baru.

Dosen Departemen Teknik Informatika FILKOM UB yang menekuni bidang pengolahan citra digital dan visi komputer ini juga menyampaikan apresiasi kepada dua pembicara utama tahun ini, Prof. Dr. Anto Satriyo Nugroho, B.Eng., M.Eng. dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Dr. Eng. Ayu Purwarianti, S.T., M.T. dari Institut Teknologi Bandung.

“Kami merasa sangat terhormat karena pada tahun ini SENTRIN menghadirkan dua keynote speaker yang akan berbagi wawasan dan pengalaman bersama kita,” kata Randy.

Randy melaporkan panitia menerima 76 artikel untuk SENTRIN 2026. Setelah melalui proses review, 38 di antaranya dinyatakan layak dipresentasikan. Ia berterima kasih kepada seluruh pemakalah yang memilih SENTRIN sebagai ruang berbagi hasil penelitian, serta kepada reviewer, moderator, dan panitia yang terlibat dalam penyelenggaraan seminar.

dok. PSIK FILKOM UB
Sesi foto bersama setelah pembukaan Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) ke-11, Rabu (9/9/2026), di Auditorium FILKOM UB, Malang.

Dalam penutup sambutannya, Randy berharap SENTRIN 2026 mendorong lahirnya inovasi yang tidak hanya unggul secara ilmiah. “Semoga SENTRIN 2026 dapat menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk mendorong lahirnya inovasi teknologi digital dan rekayasa informasi yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga benar-benar memberikan dampak bagi industri, masyarakat, dan kemajuan bangsa,” ujarnya.

Kehadiran SENTRIN 2026 menjadi bagian dari kontribusi FILKOM UB dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) , khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyebarluasan riset dan penguatan kapasitas akademik, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan inovasi teknologi digital yang aplikatif, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara akademisi, peneliti, dan pemangku kepentingan industri. FILKOM UB berharap SENTRIN dapat terus menjadi ruang bagi lahirnya inovasi yang tidak hanya cerdas secara ilmiah, tetapi juga berdampak luas bagi masyarakat dan industri. (rr)

#Universitas Brawijaya_SDG4, #Universitas Brawijaya_SDG9, #Universitas Brawijaya_SDG17