Buka FILKOM Global Summit 2026, Wakil Rektor Bidang Akademik UB Apresiasi Integrasi Konferensi Internasional

Wakil Rektor Bidang Akademik UB, Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, M.P., memberikan sambutan pada FILKOM Global Summit 2026, Senin (7/9/2026)
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB) secara resmi membuka perhelatan akbar FILKOM Global Summit 2026 di Auditorium Algoritma FILKOM UB. Rangkaian kegiatan akademik berskala nasional dan internasional yang berlangsung selama sepekan, mulai Senin (7/9/2026) hingga Jumat (11/9/2026), ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik UB, Prof. Dr. Ir. Imam Santoso, M.P.
Perhelatan berskala global ini diselenggarakan sebagai penanda momentum Dies Natalis ke-15 FILKOM UB (Lustrum III). FILKOM Global Summit 2026 mengintegrasikan empat agenda utama, yakni, dua konferensi internasional, The 11th International Conference on Sustainable Information Engineering and Technology (SIET 2026) dan The 5th International Conference on Multidisciplinary Applications of Information Technology (ICOMIT 2026), Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi ke-11 (SENTRIN 2026), program pertukaran akademik dan budaya, Faculty Academic and Cultural Exchange on Information Technology (FACE-IT) dan IT Expo. Rangkaian acara ini juga diperkaya dengan sesi Guest Lecture dan Research Showcase.
Dalam laporan internasional, Wakil Dekan Bidang Akademik FILKOM UB, Sabriansyah Rizqika Akbar, S.T., M.Eng., Ph.D., menyampaikan bahwa integrasi kegiatan ilmiah ini menjadi wadah kolaborasi komprehensif bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi industri global untuk bertukar gagasan serta solusi teknologi masa depan. Menghadirkan keynote speakers, yakni Prof. Ferdous Sohel dari Murdoch University, Australia, dan Prof. Yuta Nakashima dari Osaka University, Jepang. Prof. Geert Poels dari Ghent University, Belgia; Prof. Ts. Dr. Hj. Mohd Farhan dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia; Dr. Anto Satriyo Nugroho, B.Eng., M.Eng., dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN); dan Assoc. Prof. Dr. Eng. Ayu Purwarianti, S.T., M.T., dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Prof. Imam Santoso memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terobosan FILKOM UB dalam menyelenggarakan perhelatan akbar FILKOM Global Summit 2026. Menurutnya, konsep acara yang mengintegrasikan berbagai pilar akademik secara simultan ini menghadirkan dampak (impactful) yang sangat signifikan bagi kemajuan kelembagaan.
Penggabungan konferensi internasional, seminar nasional, program mobilitas mahasiswa (student mobility), hingga pameran teknologi (exhibition) dalam satu platform terpadu dinilai tidak sekadar menciptakan efisiensi tata kelola acara. Lebih dari itu, model integrasi ini membuka ruang kolaborasi yang jauh lebih inklusif dan strategis bagi seluruh stakeholders, mulai dari akademisi, peneliti, praktisi industri, hingga pemangku kebijakan.
“Penyelenggaraan acara yang terintegrasi ini menjadi langkah cerdas. Bukan saja efisien dari segi pelaksanaan, melainkan juga sangat efektif dalam membangun ruang perjumpaan lintas disiplin. Di platform ini, seluruh stakeholders dapat saling berinteraksi, bertukar gagasan, dan menjajaki kerja sama nyata dengan lebih mudah,” ujar Prof. Imam Santoso.

Sesi foto bersama usai acara pembukaan. Wakil Rektor Bidang Akademik, Dekan FILKOM UB, jajaran pimpinan fakultas dan keynote speakers.
Dekan FILKOM UB, menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Wakil Rektor Bidang Akademik UB atas kesediaannya membuka acara secara resmi di tengah padatnya agenda universitas. Dalam doorstop interview, beliau menegaskan visi strategis di balik penyelenggaraan FILKOM Global Summit ini sebagai pendorong kedewasaan institusi.
“FILKOM masih berusia muda, namun kami memiliki tekad kuat untuk matang secara organisasi, kelembagaan, reputasi, maupun kebijaksanaan. Oleh karena itu, pembenahan di internal fakultas terus dilakukan agar kita memiliki daya dukung yang kokoh sebelum melakukan ekspansi kerja sama yang lebih luas,” tegas Tri Astoto.
Beliau menjelaskan bahwa kolaborasi internasional adalah strategi FILKOM untuk mendorong sivitas akademika tumbuh dan berkembang melalui engagement dengan praktik dan pemikiran global terbaik. FILKOM Global Summit 2026 mewujudkan strategi ini dengan menyediakan platform di mana akademisi, peneliti, praktisi industri, wirausahawan, dan stake holders bertemu dan bertukar ide. Melalui interaksi ini, FILKOM tidak hanya menghasilkan inovasi teknologi, tetapi juga membangun culture of responsible innovation—di mana setiap solusi teknologi dibangun dengan mempertimbangkan safety, ethics, dan social impact.
Inisiatif ini sejalan dengan komitmen UB terhadap SDG 4 (Quality Education)—melalui integrasi praktik industry dan global knowledge ke dalam proses pembelajaran; SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure)—melalui collaborative innovation yang menghasilkan teknologi scalable dan aman; dan SDG 17 (Partnerships for the Goals)—melalui multi-stakeholder ecosystem yang secara sistematis mengubah how problems are identified dan solutions are co-created. Bukan sekadar aspirational, tiga SDG ini adalah framework operasional yang mengarahkan setiap aspek FILKOM Global Summit. (rr)