FILKOM UB Sambut Prof. Pitoyo Hartono: Bahas Riset Robotika hingga Tren Karier di Jepang

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya menerima kunjungan akademis dari akademisi internasional terkemuka, Prof. Dr.Eng. Pitoyo Hartono dari School of Engineering Chukyo University, Jepang, pada Kamis (3/9/2026). Kunjungan ini disambut hangat oleh Wakil Dekan Bidang Umum, Keuangan, dan Sumber Daya FILKOM UB, Dr.Eng. Gembong Edhi Setyawan, S.T., M.T., dan ketua Laboratorium Robotika dan Embedded System, Wijaya Kurniawan, S.T., M.T., Ph.D.
Dalam agenda kunjungan tersebut, Prof. Pitoyo berdiskusi langsung dengan mahasiswa tingkat akhir dan alumni muda, baik dari FILKOM UB maupun dari Teknik Elektro dan Mesin UB, yang tergabung dalam UB Globalizing Project Robot BRONE UB, terkait berbagai proyek riset robotika yang tengah dikembangkan di lingkungan UB. Diskusi interaktif ini menjadi ajang pertukaran ide teknis sekaligus memperkuat kolaborasi riset antarlembaga, melanjutkan rekam jejak kerja sama pengembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan robotika yang telah terjalin antara UB dan Chukyo University.
Kehadiran Prof. Pitoyo ini diharapkan dapat memberikan semangat dan membuka wawasan mahasiswa mengenai kompleksitas riset robotika tingkat lanjut, sekaligus memberikan gambaran yang sangat realistis di kancah global.
“Diskusi interaktif ini memberikan jembatan konkret antara teori yang dipelajari di ruang kelas dengan realita di dunia nyata. Kami berharap rekam jejak dan motivasi yang dibagikan Prof. Pitoyo mampu menginspirasi mahasiswa untuk terus mengasah kecerdasan kultural (cultural intelligence), ketahanan mental, serta kompetensi teknis agar mampu berkontribusi secara global di panggung dunia,” ujar Wijaya.

Sehari sebelum berkunjung ke FILKOM, Prof. Pitoyo hadir sebagai pembicara utama dalam seminar khusus yang diselenggarakan oleh Taihei Dengyo Kaisha, Ltd., di Gedung Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA) UB pada Rabu (2/9/2026). Bertajuk “Working and Living in Japan: Personal Experiences as a Professional Worker“, sesi yang dimoderatori oleh Dr. Tibyani, S.T., M.T.. ini membedah peluang karier internasional bagi mahasiswa akhir dan alumni muda teknik dan komputer.
Seminar ini merupakan kelanjutan dari rencana kerja sama yang telah dibahas sejak kunjungan Prof. Pitoyo ke FILKOM UB pada 2025, ketika Taihei Dengyo Kaisha berencana membuka program kursus, kuliah, dan lokakarya bagi alumni UB dari jurusan Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Komputer, Teknologi Informasi, dan Informatika — dengan sejumlah alumni terbaik berkesempatan diberangkatkan bekerja langsung di Jepang.
Dalam pemaparannya, Prof. Pitoyo menyoroti dinamika demografi Jepang yang tengah mengalami fenomena talent vacuum.
“Data tahun 2024 menunjukkan rasio penduduk usia produktif di Jepang menyusut hingga 58,4 persen dengan tingkat pengangguran yang sangat rendah sebesar 2,5 persen. Kondisi ini memicu lonjakan pemegang visa profesional dan teknis di Jepang yang menembus 418.700 orang pada 2024, membuka kesempatan emas bagi lulusan dari negara berkembang,” jelas beliau.
Prof. Pitoyo turut membagikan perjalanan kariernya sebagai blueprint konkret bagi mahasiswa. Mengawali studi di Waseda University pada 1989 hingga meraih gelar doktor, ia sempat berkarier sebagai software engineer di Hitachi Ltd. sebelum dipercaya menjadi leader proyek global Gundam Global Challenge (2014–2024). Namun, ia juga mengingatkan akan tantangan nyata seperti culture shock, struktur hierarki kerja yang ketat, hingga perlunya cultural intelligence serta adaptabilitas bahasa.
Rangkaian kegiatan ini mempertegas komitmen UB dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga siap bersaing di pasar kerja internasional. Langkah strategis ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas (Quality Education) dan poin ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (Decent Work and Economic Growth). (rr)