VISTRA, Best Innovation di Capstone Graduation Showcase 2026: Solusi Cerdas Verifikasi Kuantitas Komponen Manufaktur

VISTRA, Best Innovation di Capstone Graduation Showcase 2026: Solusi Cerdas Verifikasi Kuantitas Komponen Manufaktur

dok. Pribadi

Satu komponen yang hilang atau berlebih dalam kemasan produk bukanlah persoalan sepele di dunia manufaktur. Dampaknya dapat menghentikan lini produksi hingga menyebabkan biaya operasional membengkak. Menjawab tantangan ini, tim mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) dari Kelompok 4 Topik A4 berhasil mengembangkan VISTRA (Vision System for Traceability and Reliability Analytics), sebuah stasiun inspeksi cerdas terintegrasi untuk memverifikasi kuantitas komponen dalam kemasan transparan secara otomatis, akurat, dan terdokumentasi secara real-time.

Inovasi ini dipersembahkan untuk ajang Capstone Project FILKOM UB 2026, sebuah kompetisi tahunan yang mewadahi mahasiswa untuk menciptakan solusi teknologi yang berbasis pada kebutuhan industri. VISTRA hadir sebagai jawaban atas permasalahan nyata yang ditemukan di PT Indonesia Epson Industry, di mana proses verifikasi kuantitas komponen masih mengandalkan inspeksi manual yang rentan terhadap human error, memakan waktu lama, serta belum memiliki sistem pencatatan yang terstruktur.

Keberhasilan pengembangan VISTRA tidak lepas dari sinergi enam mahasiswa dengan latar belakang keilmuan yang saling melengkapi, yaitu Stephanie Gabriella Wijaya (Sistem Informasi) sebagai Business Process Analyst, Maulana Aryan Wicaksana Sabandar (Teknik Informatika) dan Nadhif Rif’at Rasendriya (Teknik Informatika) sebagai Computer Vision Engineer, Zaka Aulia Nala Udhma (Teknik Komputer) dan Davin Kenaz Widiananda Tappo (Teknik Komputer) sebagai Hardware Engineer, serta Aulia Permata Kumala (Teknologi Informasi) sebagai Backend Engineer. Kolaborasi lintas disiplin ini menjadi kunci utama terciptanya sistem yang terintegrasi dari sisi bisnis, kecerdasan buatan (AI), perangkat keras (hardware), hingga pengelolaan data backend, yang semuanya berhasil diwujudkan di bawah bimbingan Welly Purnomo, S.T., M.Kom., menjadi sebuah ekosistem teknologi yang utuh dan siap diimplementasikan di lini produksi.

VISTRA dirancang untuk membantu operator secara otomatis dan dengan presisi memverifikasi jumlah komponen dalam kemasan transparan. Sistem ini bekerja melalui dua mekanisme utama yang berjalan secara bersamaan. Pertama, kamera top-view menangkap gambar kemasan, kemudian model YOLOv5 mendeteksi dan menghitung setiap komponen dengan presisi tinggi. Kedua, sensor load cell menimbang berat total kemasan dan mengonversinya menjadi estimasi jumlah part berdasarkan berat per komponen.

Kedua hasil perhitungan ini kemudian dibandingkan melalui mekanisme sensor fusion. Jika selisih perhitungan masih dalam batas toleransi, sistem memberikan status OK. Namun, jika terjadi ketidaksesuaian, status NG (Not Good) akan muncul, mengingatkan operator untuk segera melakukan pengecekan ulang sesuai prosedur yang berlaku.

VISTRA tidak berhenti pada proses perhitungan. Raspberry Pi 5 berfungsi sebagai edge device yang menjalankan inferensi AI, membaca data dari load cell, dan mengirimkan hasil inspeksi melalui protokol MQTT. Data tersebut kemudian diproses oleh FastAPI sebagai backend, disimpan dalam database MySQL untuk membentuk audit trail digital, dan akhirnya divisualisasikan dalam dashboard monitoring real-time berbasis Grafana Cloud.

dok. Pribadi

Melalui dashboard ini, supervisor dapat memantau secara komprehensif berbagai metrik penting, mulai dari total inspeksi, rasio OK/NG, discrepancy rate, riwayat inspeksi, hingga tren harian. Fitur notifikasi akan aktif secara otomatis jika jumlah discrepancy melebihi batas yang telah ditentukan. Selain itu, laporan dapat diekspor dalam format PDF dan CSV untuk keperluan dokumentasi dan evaluasi berkala.

Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, VISTRA mampu mencapai tingkat akurasi rata-rata sebesar 97,8% dengan waktu inspeksi kurang dari 15 detik untuk setiap kemasan. Capaian ini menunjukkan peningkatan efisiensi dan konsistensi yang sangat signifikan dibandingkan dengan metode manual yang selama ini diterapkan di lini produksi. Seluruh fitur utama, mulai dari AI-based counting, sensor fusion, komunikasi MQTT, dashboard monitoring, audit trail, hingga sistem notifikasi, telah terbukti berfungsi sesuai dengan kebutuhan operasional.

Seluruh tim VISTRA menyampaikan apresiasi dan harapannya. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada FILKOM UB atas wadah dan kesempatan luar biasa melalui ajang Capstone Project ini. Pengalaman ini membuktikan bahwa batasan antara teori di ruang kelas dan tantangan nyata di industri dapat dijembatani melalui sinergi, kolaborasi lintas disiplin, dan keberanian untuk terus berinovasi. VISTRA adalah bukti nyata bahwa ketika enam mahasiswa dari latar belakang berbeda bersatu untuk tujuan yang sama, tidak ada masalah yang terlalu besar untuk dipecahkan.”

Tim VISTRA memandang bahwa inovasi ini masih memiliki ruang yang luas untuk terus dikembangkan. Ke depannya, mereka berencana untuk menyempurnakan fitur-fitur yang ada, khususnya dalam mengatasi tantangan komponen yang saling bertumpuk ekstrem (overlap) melalui penambahan aktuator mekanis seperti vibrating tray serta penyempurnaan model AI. Selain itu, pengembangan sistem juga akan diarahkan pada integrasi dengan mesin berjalan (conveyor belt) agar proses verifikasi dapat berjalan mulus pada lini produksi yang dinamis. Secara strategis, proyek ini ditargetkan untuk dapat diintegrasikan secara langsung ke dalam ekosistem PT Indonesia Epson Industry guna mendukung efisiensi waktu perhitungan dan memperkuat standar Quality Control (QC) di industri manufaktur. Harapannya, VISTRA dapat menjadi langkah konkret menuju proses produksi yang semakin efisien, akurat, dan siap menghadapi tantangan era industri digital yang terus berkembang.

Karya inovatif ini berhasil menarik perhatian dan meraih penghargaan “Best Innovation” dalam ajang Pameran Capstone Project FILKOM UB 2026. Pengakuan ini menjadi bukti bahwa VISTRA tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki nilai inovasi dan manfaat yang tinggi bagi masyarakat, khususnya sektor industri manufaktur.

Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim VISTRA atas dedikasi dan prestasi luar biasa yang telah diraih. Semoga keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi FILKOM UB, tetapi juga menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya, mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata, serta memberikan kontribusi nyata yang maslahat bagi masyarakat luas.