Menembus Batas Negara: Mahasiswa Madagaskar Dorong Digitalisasi Desa Lewat Program MMD FILKOM UB

Program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB) tahun 2026 diikuti oleh 760 mahasiswa. Di antara ratusan peserta tersebut, terdapat seorang mahasiswa internasional yang tergabung dalam Kelompok 12 dan terjun langsung ke Desa Binangun, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar. Sosok tersebut adalah Andry Njakatiana Anthonio, mahasiswa asal Madagaskar dari Program Studi (Prodi) Sistem Informasi (SI).
Kehadiran Andry di tengah masyarakat desa tidak hanya menjadi bukti nyata inklusivitas pendidikan di UB, tetapi juga menghadirkan warna baru dalam pelaksanaan MMD di FILKOM UB. Bersama anggota Kelompok 12 lainnya, ia memberikan kontribusi nyata di bidang teknologi informasi sembari berbaur dengan kehangatan budaya warga lokal.

Berbekal keilmuan yang ditimbanya di FILKOM UB, mahasiswa mancanegara ini merancang website-based administration system untuk mengoptimalkan tata kelola surat-menyurat di Balai Desa Binangun.
Langkah terobosan tersebut dirumuskan melalui koordinasi intensif kelompoknya bersama perangkat desa demi memetakan kebutuhan administrasi secara presisi. Sistem tata kelola berbasis digital ini dihadirkan untuk memodernisasi pelayanan publik desa agar menjadi lebih responsif, transparan, serta terintegrasi secara berkelanjutan.
“Pengalaman mengikuti MMD di Desa Binangun sangat memperkaya wawasan saya, baik secara pribadi maupun profesional. Warga lokal menyambut saya dengan sangat hangat hingga membuat saya merasa seperti di rumah sendiri. Interaksi sehari-hari memberi kesempatan bagi saya untuk memahami tradisi Jawa hingga mempelajari bahasa daerah agar komunikasi terjalin lebih akrab,” ungkap Andry yang juga pernah menyumbangkan prestasi Juara 3 bagi FILKOM UB dalam kompetisi bahasa nasional Telkom University Language Festival (LAFEST) 2026 berkat kemahirannya berbahasa Indonesia.

Selain kontribusi teknis pada sistem desa, Andry bersama Kelompok 12 juga mengambil peran aktif dalam menggalakkan literasi digital bagi generasi muda setempat. Mereka menggelar aksi edukasi di SDN Binangun 3 dan SMPN 1 Binangun untuk membekali para siswa dengan pemahaman penggunaan internet aman (safe internet practices), kewaspadaan terhadap ancaman siber (cyber threats), hingga tindakan pencegahan perundungan siber (cyberbullying).
Momen interaksi bersama siswa sekolah dasar menjadi salah satu bagian yang paling membekas baginya. Kehadiran Andry disambut gembira oleh para siswa yang penasaran dan antusias menggali cerita tentang kebudayaan serta kehidupan di Madagaskar. Kehangatan tersebut memperlihatkan bagaimana jalinan persaudaraan dan empati lintas bangsa dapat tumbuh secara alami melalui kegiatan pengabdian.
Inisiatif terpadu ini sekaligus menegaskan komitmen FILKOM UB dalam mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin ke-4 terkait Pendidikan Berkualitas (Quality Education) dan poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation, and Infrastructure). Melalui sinergi akademis dan pengabdian masyarakat, FILKOM UB terus berkomitmen mencetak talenta global yang berdampak nyata bagi kemajuan publik. (rr)
SATU HATI SATU JIWA FILKOM!