Ajang Pemilihan Duta FILKOM 2026 Sukses Lahirkan Wajah Representatif Fakultas yang Unggul

Ajang Pemilihan Duta FILKOM 2026 Sukses Lahirkan Wajah Representatif Fakultas yang Unggul

dok. Pribadi

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) kepengurusan periode 2026 sukses menyelenggarakan ajang Pemilihan Duta FILKOM 2026. Kompetisi perdana ini diinisiasi guna melahirkan wajah-wajah representatif yang siap membawa fakultas ke arah perubahan, inspirasi, dan inovasi di tingkat yang lebih tinggi.

Puncak kegiatan (Grand Final) yang mengusung tema besar “THE FINAL BLOOM” ini diselenggarakan di Auditorium Algoritma, FILKOM UB, pada Sabtu, 14 Juni 2026.

Presiden BEM FILKOM UB 2026, M. Daffa Riyadlussalam (’23-Teknologi Informasi), mengungkapkan bahwa Pemilihan Duta FILKOM 2026 merupakan momentum bersejarah sebagai awal lahirnya duta fakultas pertama sepanjang sejarah berdiri. Program kerja strategis ini berada di bawah naungan Human Capital Ministry BEM FILKOM UB. Melalui kementerian ini, BEM berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam melahirkan representasi mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam kapasitas akademik, tetapi juga berintegritas serta mampu membawa nilai dan identitas positif fakultas di berbagai forum formal maupun informal.

Lebih lanjut, Faradila Aurelia Lianto (’24-Sistem Informasi) selaku Vice Chief of Advancement Human Capital Ministry FILKOM UB, berharap kehadiran Duta FILKOM tidak hanya menjadi program yang berhenti pada satu periode saja.

“Kami berharap ini menjadi fondasi yang akan terus bertumbuh, diwariskan, dan dikembangkan dari generasi ke generasi. Ini merupakan lahirnya sebuah tradisi baru yang membanggakan bagi FILKOM UB,” tegasnya.

Sebelum melangkah ke panggung Grand Final, BEM FILKOM UB telah mempersiapkan para calon duta melalui rangkaian pembekalan intensif. Rangkaian karantina ini dirancang sebagai wadah bagi para peserta untuk mengasah keterampilan non-teknis (soft skills) mereka melalui sesi pelatihan yang terstruktur dengan matang. Fokus utama dari pembekalan ini adalah meningkatkan kemampuan komunikasi publik (public speaking), profesionalitas, kepercayaan diri, hingga kemampuan kolaborasi interdisipliner.

Ajang ini ditargetkan mampu menghasilkan individu-individu yang tidak hanya unggul dalam penampilan fisik (visual appearance), tetapi juga memiliki kualitas komunikasi yang persuasif, sikap kerja yang profesional, serta karakter yang kuat sebagai representasi positif dari citra luhur almamater.

dok. Pribadi

Melalui proses kurasi ketat yang telah bergulir kompetitif sejak bulan Mei 2026, ajang ini dirancang bukan sekadar sebagai kontes kecantikan visual (beauty pageant), melainkan sebuah ruang yang menguji ketahanan mental (mental resilience) serta kemampuan berpikir kritis (critical thinking) mahasiswa. Para finalis ditempa secara disiplin melalui serangkaian ujian, wawasan mendalam di bidang teknologi informasi, hingga pemecahan masalah (problem solving) harian secara taktis demi memastikan arah gerak mereka selaras dengan visi unggul FILKOM UB.

Penentuan pemenang pada malam puncak dilakukan melalui penilaian objektif oleh dewan juri profesional yang kompeten di bidang kepemudaan, kehumasan, dan akademik. Jajaran dewan juri yang bertindak sebagai kurator utama meliputi Dyah Ayu Maharani Putri (Putri Pertanian UB), Birgita Joy Clarissa (Winner Putra Putri Brawijaya), dan Dr. Okta Purnawirawan, S.Pd., M.Pd., Gr. (Dosen FILKOM UB).

Selaku salah satu juri, Okta mengatakan bahwa kegiatan pionir ini perlu diapresiasi setinggi-tingginya sebagai terobosan strategis dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan mahasiswa. Menurutnya, inisiatif BEM dalam mengkombinasikan kecerdasan intelektual, kematangan perilaku, dan penguasaan teknologi informasi sudah sangat luar biasa.

dok. Pribadi

Berdasarkan hasil akumulasi nilai dewan juri yang berbasis pada aspek karakter, otak, dan perilaku (character, brain, and behavior), gelar Pemenang Utama (The Winner) sekaligus Generasi Pionir Duta FILKOM UB 2026 resmi disematkan kepada Arya Putra Rahman Dhika – (’25-Sistem Informasi) dan Tanisha Vania Alamri – (’25-Teknologi Informasi).

Sebagai representasi utama FILKOM UB baik di dalam maupun luar lingkungan kampus, keduanya mengemban tugas pokok untuk menjalankan program kerja strategis organisasi. Mereka didapuk menjadi model peran (role model) mahasiswa dalam bidang akademik, kepemimpinan, dan integritas karakter guna merepresentasikan wajah sivitas akademika yang adaptif dan berwawasan global.

Dalam melaksanakan fungsi kerja taktisnya, Pemenang Utama bertindak sebagai delegasi resmi dalam kegiatan UB maupun fakultas, serta menjadi narahubung komunikasi antara mahasiswa dan birokrasi. Selain itu, mereka bertanggung jawab penuh dalam mengkoordinasikan program pengembangan kompetensi, mendukung promosi institusi, mengkampanyekan isu sosial dan pendidikan, serta menjadi mentor inspiratif bagi angkatan duta selanjutnya.

Sementara itu, amanah sebagai Duta Inteligensia dipercayakan kepada Haris Alfarisy – (’24-Sistem Informasi) dan Joyce Christine Dolo Hutauruk – (’24-Teknik Informatika). Keduanya didapuk sebagai representasi utama dalam aspek akademik, intelektual, serta pengembangan keilmuan kontemporer.

Dalam implementasi fungsinya, Duta Intelegensia bergerak aktif menginisiasi program peningkatan budaya literasi, menggerakkan forum kajian ilmiah, serta mendampingi mahasiswa dalam akselerasi prestasi kompetisi. Mereka juga bertindak sebagai ambassador kegiatan ilmiah fakultas yang mengedukasi peluang beasiswa, penelitian, dan pertukaran pelajar melalui kontribusi konten edukatif di media sosial.

Melengkapi formasi Generasi Pionir, gelar Duta Favorit resmi disematkan kepada Intan Vilodia Putri – (’24-Teknologi Informasi). Peran ini menuntut kapasitas strategis dalam komunikasi publik, pembangunan citra (branding), serta meningkatkan keterikatan (engagement) yang aktif dengan seluruh elemen mahasiswa.

Duta Favorit mengemban fungsi vital untuk memperkuat popularitas organisasi, menginisiasi kampanye digital kreatif, serta mendukung promosi penerimaan mahasiswa baru. Selain itu, perwakilan ini juga bertindak sebagai jembatan hubungan dengan organisasi mahasiswa (ormawa) dan pihak eksternal, sekaligus menjadi talent, pembawa acara (host), maupun moderator di berbagai agenda resmi fakultas.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa, Dr. Eng. Budi Darma Setiawan, S.Kom., M.Cs., mengapresiasi inisiatif BEM dalam membangun citra positif fakultas melalui penyelenggaraan pemilihan Duta FILKOM UB. Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan representasi mahasiswa yang inspiratif dan mampu berkontribusi aktif dalam mengenalkan potensi fakultas kepada masyarakat luas.

“Keberadaan Duta FILKOM UB diharapkan dapat menjadi representasi mahasiswa FILKOM yang sederhana, namun memiliki ketangguhan, pengetahuan yang luas, kecakapan berkomunikasi dan bertindak, serta critical thinking yang baik,” jelas beliau

Penyelenggaraan ajang Pemilihan Duta FILKOM 2026 oleh BEM ini secara fundamental merepresentasikan langkah konkret dalam mendukung capaian target tujuan pembangunan berkelanjutan global (Sustainable Development Goals/SDGs). Penempaan karakter kepemimpinan, literasi teknologi, dan soft skills para finalis secara linier berkontribusi pada SDG 04: Pendidikan Berkualitas (Quality Education) melalui penyediaan wadah edukasi inklusif yang melahirkan generasi cerdas berwawasan global.

Di samping itu, penugasan taktis para duta untuk berkolaborasi dengan ekosistem ormawa serta korporasi eksternal juga menyokong implementasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (Partnerships for the Goals) demi membangun jaringan kontribusi yang berdampak luas bagi masyarakat luas.

Selamat kepada para pemenang yang telah terpilih! FILKOM UB menaruh harapan besar agar kalian dapat menjadi teladan (role model) yang inspiratif, berintegritas, serta mampu menjaga nama baik almamater di kancah nasional maupun internasional. FILKOM JUARA! Satu Hati Satu Jiwa FILKOM! We Are FILKOM! (rr/fal)