Inovasi Digital dan Strategi Bisnis: Mahasiswa FILKOM UB Sabet Dua Prestasi Nasional Sekaligus

Inovasi Digital dan Strategi Bisnis: Mahasiswa FILKOM UB Sabet Dua Prestasi Nasional Sekaligus

dok. Pribadi

Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB) berhasil meraih prestasi membanggakan. Prestasi pertama dari kategori Technology and Business Digital pada ajang Beyond Business Plan Competition 2026. Tim FILKOM UB yang beranggotakan Nadhif Rif’at Rasendriya (Teknik Informatika 2023), Jonathan Salim (Teknik Informatika 2023), Nada Almira Maulida (Teknologi Informasi 2023), dan Dyandra Aurellia Agata Fitri (Teknologi Informasi 2023) berhasil membawa pulang predikat Juara 2. Kompetisi skala nasional ini dilaksanakan secara daring (online) pada Selasa, 12 Mei 2026.

Ajang Beyond Business Plan 2026 sendiri merupakan kompetisi hasil kolaborasi antara Student Union MEM Universitas Ciputra, Academy Indonesia, dan UC Library. Kompetisi ini diikuti oleh lebih dari 200 tim dengan total sekitar 700 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Melalui tahapan yang ketat mulai dari penyusunan Business Model Canvas (BMC), proposal bisnis, hingga final presentation, tim FILKOM UB sukses memikat dewan juri lewat konsep bisnis inovatif yang terstruktur serta relevan dengan kebutuhan pasar digital saat ini. Jonathan mengungkapkan bahwa kebersamaan dan kerja sama tim yang solid menjadi kunci utama dari awal hingga akhir perlombaan, yang sekaligus menjadi langkah awal bagi mereka untuk terus mengembangkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

dok. Pribadi

Prestasi kedua pada bidang UX Competition dalam ajang Find IT! 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Sabtu, 16 Mei 2026. Stephanie Gabriella Wijaya, Ni Kadek Alya Prishantiputri Swarmini, dan Calista Aulia Rianka Rachma—ketiganya merupakan mahasiswi program studi Sistem Informasi angkatan 2023—berhasil menyabet Juara 2 tingkat nasional.

Di bawah bimbingan dosen Dr. Okta Purnawirawan, S.Pd., M.Pd., Gr., tim ini menciptakan inovasi platform digital adaptif bertajuk NAWAS (Next Gen Awareness and Warning Shield): Optimalisasi Human-Centered AI untuk Perlindungan Keamanan Digital Adaptif. Solusi UI/UX ini dirancang khusus untuk memitigasi tingginya ancaman scam dan social engineering di era modern.

Aplikasi NAWAS dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang mampu mendeteksi tautan phishing (phishing link), panggilan spam (spam call), penipuan suara (voice scam), rekayasa digital (deepfake), hingga manipulasi visual. Melalui proses riset pengguna (user research), pembentukan persona, hingga implementasi draf purwarupa interaktif (high-fidelity prototype), tim berhasil menghadirkan fitur canggih seperti multi-layer AI detection, risk scoring system, edukasi simulatif, serta perlindungan keluarga (family protection).

Stephanie menuturkan bahwa proses pengerjaan diwarnai kolaborasi intensif dan diskusi bertukar pikiran (brainstorming). Perbedaan sudut pandang di dalam tim justru menjadi kekuatan utama untuk melahirkan inovasi yang matang dan humanis dalam memahami kerentanan psikologis pengguna gawai (gadget).

Pencapaian kolektif ini membuktikan bahwa transformasi pendidikan di FILKOM UB mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, namun juga adaptif dan solutif. Selamat kepada Nadhif Rif’at Rasendriya, Jonathan Salim, Nada Almira Maulida, Dyandra Aurellia Agata Fitri, Stephanie Gabriella Wijaya, Ni Kadek Alya Prishantiputri Swarmini, dan Calista Aulia Rianka Rachma atas capaian luar biasa ini, (rr)