ULKT FILKOM UB Gelar Kegiatan Sekolah Fasilitator PKKMB FILKOM UB 2026

ULKT FILKOM UB Gelar Kegiatan Sekolah Fasilitator PKKMB FILKOM UB 2026

dok. Pribadi

Unit Layanan Konseling Terpadu (ULKT) Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB), pada Kamis (06/08/2026) melaksanakan kegiatan “Pendampingan Fasilitator: Membangun Kesejahteraan Mental di Lingkungan Kampus”. Kegiatan yang bertempat di Teater Heuristik, Gedung A, FILKOM UB, ini diikuti oleh 50 mahasiswa fasilitator sebagai bagian dari persiapan pendampingan mahasiswa baru.

Kegiatan diawali dengan sesi pembukaan dan ice breaking  yang dipandu oleh Prasetyo Iskandar, S.T., Tim ULKT FILKOM UB. Sesi tersebut menjadi pengantar kegiatan sekaligus memperkenalkan layanan ULKT FILKOM UB kepada para fasilitator. Selanjutnya, para fasilitator mendapatkan materi utama mengenai kesejahteraan mental yang disampaikan oleh Yuita Arum Sari, S.Kom., M.Kom., Ph.D., selaku ketua ULKT FILKOM UB. Materi tersebut membahas pentingnya kesejahteraan mental dalam masa transisi mahasiswa baru serta peran fasilitator sebagai support system selama proses adaptasi di lingkungan kampus. 

Dalam materi tersebut, fasilitator dibekali pemahaman mengenai berbagai perubahan dan tantangan yang umum dihadapi mahasiswa baru, mulai dari lingkungan dan teman baru, sistem pembelajaran yang berbeda, tuntutan akademik dan organisasi, hingga proses beradaptasi dengan kehidupan yang lebih mandiri. Materi juga membahas mengenai berbagai permasalahan mahasiswa dalam aspek akademik, pribadi, keluarga, sosial, dan karier, serta pentingnya membangun resiliensi melalui kemampuan mengelola emosi, belajar dari kesalahan, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta berani mencari bantuan ketika dibutuhkan.

Selain itu, fasilitator diberikan pemahaman mengenai kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut, seperti keinginan suicide attempt, tindakan menyakiti diri sendiri, kekerasan, penggunaan narkoba, maupun ancaman. Dalam kondisi tersebut, fasilitator tidak diperkenankan menangani secara mandiri, melainkan perlu segera menghubungkan mahasiswa dengan pihak yang tepat, seperti koordinator PK2, dosen pendamping, ULKT, maupun satgas PPKPT. Hal ini sejalan dengan prinsip “Lihat, Dengar, Dampingi, Hubungkan”.

dok. Pribadi

Pembekalan kemudian dilanjutkan dengan sesi konselor sebaya bersama Astrid, konselor Sebaya FILKOM UB, yang membagikan pengalaman serta tips dalam mendampingi teman sejawat yang membutuhkan dukungan. Para fasilitator juga mengikuti sharing session bersama Anis Rahmawati Amna, S.Kom., MBA., M.Kom., Ph.D., dan Naser Jawas, S.T., M.Kom., Ph.D. yang berbagi pengalaman dalam mendampingi mahasiswa. Rangkaian sesi tersebut memberikan bekal untuk memahami cara berkomunikasi, mendengarkan, dan memberikan dukungan kepada mahasiswa yang membutuhkan. 

Antusiasme fasilitator terlihat selama kegiatan berlangsung melalui diskusi dan interaksi bersama pemateri. Pembekalan ini menjadi bagian dari persiapan fasilitator agar dapat menjalankan perannya dalam mendampingi mahasiswa baru, baik dalam proses adaptasi di lingkungan kampus maupun ketika menghadapi berbagai tantangan selama masa awal perkuliahan.

Kegiatan Sekolah Fasilitator PKKMB FILKOM UB 2026 ini diharapkan mampu melahirkan figur pendamping yang ramah, empati, dan responsif bagi mahasiswa baru. Langkah tersebut turut memperkuat kontribusi FILKOM UB terhadap pencapaian SDGs, terutama SDG 3 (Good Health and Well-being) dalam mendukung kesehatan jiwa mahasiswa serta SDG 4 (Quality Education) guna menyediakan ekosistem pendidikan tinggi yang aman, ramah, dan inklusif. (wu/rr)