FILKOM UB Terima Tinjauan Lapang oleh Divisi K3L UB dalam rangka Lomba Bulan K3 di FILKOM UB

FILKOM UB Terima Tinjauan Lapang oleh Divisi K3L UB dalam rangka Lomba Bulan K3 di FILKOM UB

dok. PSIK FILKOM UB

Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB) kembali bersiap mempertahankan reputasinya sebagai garda terdepan dalam penerapan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L). Setelah sukses menyabet predikat Juara 1 pada tahun 2025, FILKOM UB kini menghadapi tantangan baru yang lebih komprehensif dalam Lomba Bulan K3 UB 2026. Proses evaluasi memasuki tahapan krusial melalui kegiatan Tinjauan Lapang oleh Divisi K3L UB yang berlangsung pada Selasa, 02 Juni 2026.

Tinjauan lapang ini dipimpin langsung oleh Kepala Divisi K3L UB, Prof. Dr. Ir. Qomariyatus Sholihah, S.T., M.Kes., IPU., ASEAN.Eng., guna melakukan visitasi dokumen sekaligus verifikasi faktual di area kampus FILKOM UB. Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian penilaian Bulan K3, di mana pemenang piala bergilir akan diumumkan secara resmi pada ajang Giraffe Award bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.

Menyambut kunjungan tersebut, hadir mendampingi secara langsung Wakil Dekan Bidang Umum, Keuangan, dan Sumber Daya, Dr. Eng. Gembong Edhi Setyawan, S.T., M.T., Ketua K3L FILKOM UB, Rakhmadhany Primananda, S.T., M.Kom., bersama segenap tim K3L FILKOM UB.

dok. PSIK FILKOM UB

Prof. Qomariyatus menjelaskan bahwa terdapat perbedaan regulasi yang sangat signifikan antara kompetisi tahun lalu dengan tahun ini. Jika pada tahun 2025 setiap fakultas hanya diwajibkan mengajukan satu gedung sebagai role model, maka pada tahun 2026 ini intensitas kompetisi meningkat tajam karena penilaian dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh gedung yang dimiliki fakultas.

“Tahun ini penilaian mencakup seluruh fasilitas gedung. Instrumen yang dinilai meliputi standardisasi rambu-rambu keselamatan, manajemen K3 gedung bertingkat, hingga kesiapan sistem Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) serta proteksi kebakaran. Kami mengapresiasi FILKOM yang telah berbenah. Semua fakultas tentu ingin mencapai performa terbaik demi mewujudkan komitmen zero accident di lingkungan Universitas Brawijaya, agar seluruh civitas akademika dapat bekerja secara aman, nyaman, sehat, dan bahagia,” ujar Prof. Qomariyatus.

Beliau juga memuji FILKOM UB karena telah memiliki struktur organisasi K3L tingkat fakultas yang taktis, terbukti dari kesigapan penanganan accident mahasiswa pingsan beberapa waktu lalu yang langsung ditangani sesuai Standard Operating Procedure (SOP).

dok. PSIK FILKOM UB

Menanggapi tantangan perluasan parameter penilaian tersebut,  Dr. Eng. Gembong, menegaskan bahwa motivasi utama FILKOM UB dalam memperkuat sistem K3L bukanlah semata-mata demi memburu piala kompetisi. Bagi pihak dekanat, implementasi K3L adalah sebuah proses investasi berkelanjutan untuk keselamatan manusia.

“Kami terus berproses dari tahun ke tahun. Di tahun 2026 ini instrumen penilaian memang jauh lebih banyak dan kami mengakui masih ada ruang yang harus terus dilengkapi. Fokus kami saat ini adalah menyempurnakan aspek sosiologis dan infrastruktur: pertama, merevisi SOP agar tidak sekadar menjadi tumpukan dokumen melainkan benar-benar terinternalisasi dalam perilaku sehari-hari; kedua, melakukan upgrading sarana prasarana yang adaptif, termasuk pengecekan berkala Alat Pemadam Api Ringan (APAR), pemasangan rambu baru, serta optimalisasi fasilitas ramah disabilitas seperti renovasi jalur ramah kursi roda di samping Gedung GKM dan perbaikan toilet khusus disabilitas di lantai satu,” papar Dr. Eng. Gembong.

Pihak dekanat juga memastikan memberikan dukungan finansial dan kebijakan secara penuh dengan mengalokasikan anggaran khusus bagi tim K3L fakultas agar dapat bergerak lebih fleksibel. Komitmen nyata ini kembali teruji saat tim K3L FILKOM dengan sigap melakukan evakuasi darurat menggunakan fasilitas khusus ketika salah satu dosen mengalami gangguan kesehatan mendadak di area kerja.

Lomba Bulan K3 UB 2026 ini dipastikan berjalan sangat kompetitif dan objektif. Divisi K3L UB tidak hanya menurunkan asesor internal yang bersertifikasi Ahli K3 Umum, namun juga menggandeng dewan juri eksternal yang sangat kompeten di bidangnya. Penjurian tahap final nanti akan melibatkan jajaran ahli dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Direktur Aset UB, Direktur Perencanaan UB, Direktur Divisi Sarana dan Prasarana UB, hingga pengawas dari Dinas Tenaga Kerja (Depnaker) Provinsi Jawa Timur. Dengan persiapan yang matang dan terstruktur, FILKOM UB optimis dapat menginspirasi fakultas lain dalam menumbuhkan budaya keselamatan kerja yang kokoh menuju visi kampus tangguh. [rr]