Kolaborasi yang Kuat antara Mahasiswa FILKOM dan FEB Raih Juara 1 dan Best Presentation di Kompetisi Nasional AGRITONIC 1.0 IPB

Kolaborasi yang Kuat antara Mahasiswa FILKOM dan FEB Raih Juara 1 dan Best Presentation di Kompetisi Nasional AGRITONIC 1.0 IPB

dok. Pribadi

Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) berkolaborasi dengan mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya (UB) mengharumkan nama institusi di Tingkat Nasional. Fahri Nuril Fikri dari FILKOM dan Adit Maulana Prasetyo serta Hanum Iradati Asri dari FEB, berhasil meraih Juara 1 sekaligus penghargaan Best Presentation pada bidang Essay ajang AGRITONIC 1.0 (Agricultural Technology Innovation & Creative Competition) yang diselenggarakan oleh Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor (IPB). Kompetisi final berlangsung pada 23 Mei 2026 di kampus IPB, Bogor, Jawa Barat.

AGRITONIC 1.0 merupakan kompetisi ilmiah nasional di bidang teknologi pertanian yang terdiri dari empat bidang lomba: Essay, Karya Tulis Ilmiah (KTI), Business Plan Competition (BPC), dan Infografis. Pada bidang Essay, kompetisi mempertemukan 10 tim finalis terbaik dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Tim Gacor Abiess berkompetisi pada sub tema Teknologi & Energi Terbarukan dari lima sub tema yang tersedia, dan berhasil keluar sebagai juara terbaik.

Tim Gacor Abiess dari Universitas Brawijaya menghadirkan inovasi bertajuk “NEOAGRA: Smart Indoor Farming System Berbasis Clean Energy dengan Pendekatan Digital Twin dan Planting Harvesting Information Integration.” Fahri Nuril Fikri, yang merupakan mahasiswa dari Program Studi Teknologi Informasi 2023 FILKOM UB dibimbing langsung oleh Dr. Okta Purnawirawan, S.Pd., M.Pd.

dok. Pribadi

NEOAGRA dikembangkan sebagai sistem pertanian indoor cerdas yang memadukan tiga pendekatan utama: pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung operasional sistem secara mandiri, pengelolaan limbah organik menjadi nutrisi tanaman secara berkelanjutan, serta penerapan teknologi kontrol cerdas berbasis digital twin yang memungkinkan pemantauan dan pengambilan keputusan secara otomatis. Seluruh proses budidaya, mulai dari penanaman hingga pasca panen, dapat dipantau secara terintegrasi melalui aplikasi mobile.

Melalui NEOAGRA, tim berupaya memberikan solusi terhadap tantangan pertanian modern, khususnya dalam pemanfaatan ruang terbatas di wilayah perkotaan, efisiensi konsumsi energi pada sistem pertanian indoor, serta pengelolaan hasil tanam secara lebih terintegrasi dari hulu ke hilir. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata mahasiswa dalam mendukung pengembangan teknologi pertanian berkelanjutan di masa depan.

Okta mengatakan, ide mereka luar biasa dan visioner karena memadukan teknologi tepat guna dengan kebutuhan sektor pertanian masa kini. Ia turut bangga atas kerja keras dan dedikasi tim Gacor Abiess yang berhasil mewujudkan inovasi ini hingga meraih prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Penghargaan Best Presentation yang turut diraih tim mencerminkan kemampuan komunikasi ilmiah yang kuat dalam menyampaikan konsep teknologi kompleks kepada juri berlatar belakang akademisi pertanian dan peternakan. Pencapaian ini sekaligus membuktikan relevansi keilmuan Teknologi Informasi dalam menjawab isu strategis nasional di luar bidang konvensionalnya. (rr/fnf/op)