FILKOM UB Tawarkan Konsep Teaching Factory kepada Sejumlah Industri IT di Jakarta dan Bandung

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) melaksanakan kunjungan strategis ke sejumlah perusahaan teknologi, BUMN, dan instansi pemerintah di Jakarta dan Bandung pada 4–8 Mei 2026 dalam rangka menawarkan dan memperluas implementasi program Teaching Factory berbasis kolaborasi industri. Melalui program ini, FILKOM UB mendorong model pembelajaran berbasis proyek nyata industri dengan melibatkan mahasiswa sebagai student employee yang bekerja langsung dalam ekosistem profesional di lingkungan kampus. Program tersebut menjadi bagian dari penguatan Student Enrichment Program FILKOM UB untuk menjembatani kompetensi akademik dengan kebutuhan dunia kerja digital.
Dalam agenda kunjungan tersebut, delegasi FILKOM UB melakukan diskusi kerja sama dengan berbagai mitra strategis, di antaranya FDS Fortress Digital Services, PT Adicipta Inovasi Teknologi (AdIns), Master System Indonesia, Telkomsel, Telin (PT Telekomunikasi Indonesia International), BRIM, hingga Elnusa. Selain industri IT, rombongan juga melakukan penjajakan kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Sosial Republik Indonesia, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional terkait pengembangan talenta digital, AI, dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung program strategis nasional.
Delegasi FILKOM UB dipimpin oleh Dekan bersama Wakil Dekan I, Ketua Departemen Teknik Informatika, Ketua Departemen Sistem Informasi, Ketua BPPM, staf ahli dekan, perwakilan dosen, serta kepala laboratorium (kalab). Dekan FILKOM UB menjelaskan bahwa konsep Teaching Factory yang ditawarkan memungkinkan perusahaan memiliki ruang kolaborasi langsung di kampus dengan dukungan infrastruktur, laboratorium, serta mahasiswa terpilih yang dapat terlibat penuh dalam proyek industri.

“Konsep ini memberikan keuntungan bagi industri untuk membangun pipeline talenta sejak dini, sekaligus memberi pengalaman kerja nyata bagi mahasiswa melalui proyek yang relevan dengan kebutuhan industri digital saat ini,” ujarnya.
Program Teaching Factory FILKOM UB sebelumnya telah diimplementasikan dalam berbagai kolaborasi strategis, termasuk pengembangan talenta AI bersama Kementerian Komunikasi dan Digital melalui skema pembelajaran berbasis proyek.
Dalam sejumlah pertemuan, perusahaan mitra menunjukkan ketertarikan terhadap model kolaborasi tersebut, khususnya untuk bidang:
- Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning
- Cybersecurity dan Cloud Computing
- Internet of Things (IoT)
- Software Engineering dan Enterprise System
- Data Analytics dan Big Data
- Network and Infrastructure Technology
Selain penjajakan kerja sama magang dan riset bersama, beberapa perusahaan juga membuka peluang pengembangan laboratorium kolaboratif, sertifikasi profesional, hingga rekrutmen talenta digital dari mahasiswa FILKOM UB. Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis FILKOM UB dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah untuk mendukung transformasi digital nasional sekaligus menciptakan lulusan yang siap menghadapi kebutuhan industri masa depan. Langkah ini merupakan manifestasi nyata dari visi Smart Digital Solution and Innovation, di mana FILKOM UB tidak hanya berfokus pada keunggulan teoritis, tetapi juga proaktif mentransformasi ide-ide kreatif menjadi inovasi teknologi yang aplikatif. Sinergi ini mempertegas komitmen fakultas untuk menghadirkan solusi digital cerdas yang mampu menjawab problematika masyarakat secara tepat guna.(wy/rr)