Pelatihan Pengenalan Dunia Kerja

Pelatihan Pengenalan Dunia Kerja

51 mahasiswa Program Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (PTIIK) Universitas Brawijaya mengikuti Pelatihan Pengenalan Dunia Kerja pada Selasa, 11 Desember 2012. Pelatihan yang digelar oleh Unit Bimbingan Konseling dan Penempatan Kerja (BKPK) ini bertujuan untuk mempersiapkan para lulusan PTIIK dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif. Berbagai materi dan informasi penting tentang persiapan untuk dapat bersaing dalam dunia kerja disampaikan oleh Wiwin Lukitohadi, S.H., S.Psi., CHRM. (Ketua Unit BKPK) beserta 2 staff BKPK, Ristika K. Nestiorini SP., CH. dan Linda I. Mahalesi, S.Psi.

Para peserta pelatihan yang mayoritas adalah mahasiswa PTIIK UB angkatan 2008 mendapatkan materi tentang cara membuat surat lamaran pekerjaan dan CV yang baik dan benar. Selain itu peserta juga diberikan kiat-kiat sukses menghadapi berbagai tes penerimaan kerja serta menjalani On the Job Training (OJT) suatu perusahaan. Menurut Wiwin, tes penerimaan kerja umumnya terdiri dari dua macam yaitu tes kemampuan dan tes kepribadian. Pada berbagai tes para peserta diingatkan untuk tidak sekali-kali mencoba berbohong mengenai kemampuan ataupun keminatannya. Dikhawatirkan jika info yang diberikan pada perusahaan adalah informasi yang tidak sesuai dengan kenyataan, justru akan mengakibatkan masalah bagi diri sendiri di masa mendatang.
“Jadi kalau seumpama kalian bilang bisa koding tapi ternyata tidak bisa, nanti oleh perusahaan diterima dan diberi pekerjaan melakukan koding terus, itu bisa merugikan kalian sendiri. Lalu, seumpama karena sangat ingin segera mendapat pekerjaan kalian menyatakan suka berkecimpung di dunia marketing padahal kenyataannya tidak, itu juga bisa jadi masalah sendiri untuk kalian dan perusahaan. Karena seperti marketing juga butuh soft skill tersendiri, begitu juga posisi lainnya,” papar Wiwin.

Dalam pelatihan ini peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengikuti simulasi tes psikologi dan tes IQ yang biasanya digelar suatu perusahaan dalam melakukan penerimaan pegawai. Hasil tes psikologi dan tes IQ juga langsung dibagikan setelah acara pelatihan selesai. Hal ini dilakukan supaya para peserta pelatihan dapat mengukur kemampuannya dan melakukan perbaikan jika ternyata dirasa dalam dirinya masih ada yang perlu dibenahi untuk bisa kemudian siap menghadapi berbagai tantangan dalam dunia kerja. Para peserta mengikuti setiap sesi yang disajikan dengan serius dan antusias.

Tito Ardhi Prasetyo, salah satu peserta pelatihan mengaku senang bisa mengikuti pelatihan ini karena banyak ilmu yang bisa didapatkannya.
“Menurut saya acara ini cukup bagus karena bisa membimbing para calon lulusan untuk tahu tentang dunia kerja. Sebelumnya saya belum pernah menemui acara yang dilakukan intern fakultas seperti ini,” ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Karina Amalia Daeng Malino, peserta pelatihan lainnya yang mengatakan bahwa dengan adanya acara ini dirinya jadi bisa mengetahui segaal hal yang harus dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja.
“Acara ini membuat saya memiliki bayangan setelah lulus kuliah, apa saja yang harus dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja. Acara ini sangat bermanfaat. Infonya sangat bagus. Tidak rugi harus pagi-pagi ke kampus,” ungkapnya. (dna)