Gagas AI Perlindungan Lansia yang Ramah Privasi, Dosen FILKOM UB Sabet Penghargaan Best Presenter di IAIT 2026 Thailand

Gagas AI Perlindungan Lansia yang Ramah Privasi, Dosen FILKOM UB Sabet Penghargaan Best Presenter di IAIT 2026 Thailand

dok. Pribadi

Dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB), Moch. Ali Fauzi, S.Kom., M.Kom., Ph.D., menorehkan prestasi gemilang di panggung akademik internasional. Ali, sapaan akrabnya, dinobatkan sebagai Best Presenter pada Session 9: Cybersecurity, Privacy, and Threat Intelligence dalam ajang bergengsi International Conference on Information Technology (IAIT). Konferensi internasional tersebut berlangsung pada 17–19 Juni 2026 di Bangkok, Thailand.

Dalam forum ilmiah tingkat dunia tersebut, Ali mempresentasikan artikel ilmiah berjudul “Hybrid GCN-LSTM for Privacy-Preserving Fall Detection in Human Pose-Based Elderly Monitoring Systems.” Riset mutakhir ini menawarkan solusi strategis yang menjembatani pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial pada sektor pelayanan kesehatan (healthcare) tanpa mengabaikan aspek keamanan siber dan perlindungan data pribadi.

Fokus utama dari riset ini adalah memecahkan dilema pemantauan keselamatan lansia yang kerap terbentur masalah privasi. Banyak lansia yang tinggal sendiri atau tanpa pengawasan berisiko terlambat mendapat pertolongan medis saat terjatuh. Sementara itu, penggunaan kamera pengawas (CCTV) konvensional di area privat seperti kamar tidur atau ruang keluarga sering kali ditolak karena merekam seluruh aktivitas intim penghuninya secara visual.

Guna mengatasi kendala sensitif tersebut, Ali bersama tim merancang sistem pintar yang tidak menyimpan atau mengirimkan rekaman video asli pengguna. Alih-alih merekam visual utuh yang memperlihatkan wajah, pakaian, atau kondisi ruangan, sistem ini hanya menangkap gerakan kerangka tubuh (skeleton) manusia yang diperoleh dari posisi koordinat sendi-sendi utama, seperti kepala, bahu, siku, pinggul, lutut, dan kaki.

Mekanisme ini bekerja layaknya visualisasi “orang lidi” yang bergerak. Melalui pendekatan tersebut, kecerdasan buatan tetap dapat menganalisis pola gerakan secara akurat untuk mendeteksi tanda-tanda darurat saat seseorang terpeleset atau terjatuh. Keunggulannya, identitas fisik dan privasi domestik penghuni rumah tetap terlindungi sepenuhnya secara aman dari risiko kebocoran data.

Sistem komputasi canggih ini mengkombinasikan dua jenis arsitektur kecerdasan buatan, yakni Graph Convolutional Network (GCN) dan Long Short-Term Memory (LSTM). GCN bertugas memetakan dan memahami hubungan spasial antar-anggota tubuh manusia, sedangkan LSTM berfungsi menganalisis perubahan pola gerakan dari waktu ke waktu secara kronologis. Kombinasi hibrida ini terbukti menghasilkan tingkat akurasi deteksi yang sangat tinggi dan menjadikannya alternatif terbaik untuk diterapkan di panti jompo, rumah sakit, maupun ekosistem rumah pintar (smart home).

dok. Pribadi

Ali menyampaikan, prestasi internasional ini merupakan buah dari sinergi riset kolaboratif yang kuat dengan akademisi multidisiplin dari berbagai universitas dunia. Meskipun Ali bertindak sebagai pencetus utama sekaligus pemapar materi di podium internasional, karya ilmiah ini disusun bersama jajaran akademisi lintas negara yang bereputasi tinggi.

Pengembangan riset ini diperkuat oleh kontribusi akademisi luar negeri, seperti Bian Yang dari NTNU i Gjøvik, Norwegia; Jeanette Bayona dari Iloilo State University of Fisheries Science and Technology, Filipina; Norliza Katuk dari Universiti Utara Malaysia; Deshinta Arrova Dewi dari INTI International University, Malaysia; serta Thattapon Surasak dari King Mongkut’s University of Technology North Bangkok, Thailand.

Sinergi domestik di internal UB juga melibatkan lintas disiplin ilmu, yang diperkuat oleh Dr. Yati Sri Hayati S.Kp., M.Kes. dari Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) UB, bersama tim pakar FILKOM UB yakni Dr. Eng. Budi Darma Setiawan, S.Kom., M.Cs dan Dr. Eng. Irawati Nurmala Sari, S.Kom., M.Sc.. Kemitraan global ini menegaskan posisi FILKOM UB sebagai salah satu pionir riset AI yang adaptif dan inklusif di kancah global.

Selain membawa pulang penghargaan sebagai presenter terbaik, Ali juga mendapat kehormatan akademis sebagai Invited Speaker utama pada pleno IAIT 2026, membawakan orasi ilmiah bertajuk “Trustworthy AI by Design: Integrating Privacy-Preserving Learning and Explainability in Sensitive Domains.” Pemaparan ini mengupas tuntas implementasi sistem Hybrid GCN-LSTM sebagai bukti nyata penerapan teknologi yang aman dan bertanggung jawab pada domain sensitif.

Ali dikenal dekat dengan prestasi, di lingkungan UB sebelumnya dinobatkan sebagai Juara 1 Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Diktendik) Berprestasi untuk Kategori Lektor dan Asisten Ahli Bidang Sains, Teknologi, dan Sistem Informasi tingkat universitas tahun 2025. Tidak hanya bersinar di ranah akademik, Ali juga menunjukkan kapasitas non-akademik di bidang olahraga. Ali tercatat sukses menyabet gelar Juara Pertama Ganda Putra Badminton pada Dies Natalis FILKOM UB ke-14 tahun 2024 bersama Roy Rizki, SE, serta mempertahankan tradisi podium sebagai Juara Pertama Ganda Campuran bersama Anik Yuliani, S.E., pada perayaan Dies Natalis FILKOM UB tahun 2026.

Capaian impresif Ali ini menjadi bukti nyata komitmen kontribusi FILKOM UB terhadap pembangunan berkelanjutan global (Sustainable Development Goals). Riset kesehatan digital yang dikembangkannya secara linier mendukung ketercapaian SDG 03: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui inovasi perlindungan keselamatan lansia.

Di sisi lain, pengembangan keilmuan mutakhir ini juga mendukung implementasi SDG 09: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (Industry, Innovation, and Infrastructure) melalui integrasi sistem informasi kecerdasan buatan yang inklusif, transparan, dan aman. Keberhasilan komprehensif ini diharapkan mampu memacu semangat sivitas akademika FILKOM UB lainnya untuk terus menyeimbangkan pencapaian prestasi kerja, inovasi riset, dan kebugaran fisik demi membawa nama baik almamater di kancah dunia. (rr/maf)

SATU HATI SATU JIWA! FILKOM JUARA! WE ARE FILKOM!