Kupas Requirements Elicitation, Program 3in1 FILKOM UB Bawa Perspektif Global dari Malaysia

MALANG, FILKOM UB – Dalam merancang sebuah sistem informasi yang relevan dan efektif, tahap pengantian kebutuhan (requirements elicitation) merupakan fondasi paling krusial. Menggandeng akademisi dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Departemen Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) menggelar program 3in1 Visiting Professor secara daring melalui platform Google Meet pada Rabu (26/8/2026).
Kegiatan interaktif ini menghadirkan Dr. Noraziahtulhidayu Binti Kamarudin, Senior Lecturer dari Faculty of Computer Science and Information Technology UTHM Malaysia, sebagai pemateri utama. Jalannya kuliah tamu ini dipandu langsung oleh Mochamad Chandra Saputra, S.Kom., M.Eng., M.T., Ph.D., dosen pengampu mata kuliah Rekayasa Sistem Informasi yang juga bertindak sebagai moderator.
Ketua Departemen Sistem Informasi FILKOM UB, Dr. Ir. Fajar Pradana, S.ST., M.Eng., menyambut baik kolaborasi lintas negara ini. Beliau menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memperluas cakrawala berpikir mahasiswa agar memiliki standar global dalam pengembangan perangkat lunak.

Pada Sesi 1 yang mengusung topik “Requirements Elicitation: Fundamentals and Direct Discovery”, Dr. Hidayu mengupas tuntas teknik dasar penggalian kebutuhan pengguna dan pendekatan penemuan langsung (direct discovery). Melalui pendedahan studi kasus riil industri—seperti kegagalan proyek software skala besar akibat pengabaian tahap kebutuhan—mahasiswa diajak memahami bahwa rekayasa sistem informasi bukan sekadar tentang penulisan kode (coding), melainkan bagaimana menyelesaikan masalah organisasi (problem solving) secara tepat.
“Pengembangan perangkat lunak tidak bisa didasarkan pada asumsi pengembang semata atau yang kami sebut ‘syok sendiri’. Kita harus benar-benar menganalisis siapa pengguna sasaran kita dan kebutuhan riil apa yang harus dipenuhi,” jelas Dr. Hidayu dalam pemaparannya.
Sesi ini memberikan nilai manfaat yang nyata bagi mahasiswa angkatan semester 3 yang sedang menempuh mata kuliah Rekayasa Sistem Informasi. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori mendasar, tetapi juga memahami perspektif kepraktisan industri dalam memetakan batasan proyek, menganalisis hardware/software compatibility, hingga menyusun requirements specification yang valid. Pemahaman ini menjadi modal berharga bagi mahasiswa dalam mempersiapkan Proyek Akhir maupun saat terjun ke dunia kerja kelak.