ULKT FILKOM UB Resmikan Program Konselor Sebaya “Rekan Melangkah”, 19 Konselor Diwisuda

Kolase sambutan pada kegiatan Program Konselor Sebaya. Jumat (21/8/2026).
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB), melalui Unit Layanan Konseling Terpadu (ULKT), menggelar Upgrading 2 sekaligus Graduation Konselor Sebaya bertajuk “Rekan Melangkah”, Jumat (21/8/2026), di Gedung Kreativitas Mahasiswa (GKM) Lantai 4 FILKOM UB. Kegiatan ini menandai kelulusan 19 konselor sebaya serta peresmian program Rekan Melangkah, yang dihadiri oleh 40 perwakilan Lembaga Semi Otonom (LSO) di lingkungan FILKOM UB.
Acara dibuka oleh Novelina Raditya Triwiranti selaku pembawa acara sekaligus Project Officer kegiatan, dilanjutkan dengan sambutan resmi. Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa, Dr.Eng. Budi Darma Setiawan, S.Kom., M.Cs., mewakili jajaran dekanat. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Sumarah Noor Widyastuti, perwakilan Dharma Wanita Persatuan (DWP) FILKOM UB, serta Ketua ULKT FILKOM UB, Yuita Arum Sari, S.Kom., M.Kom., Ph.D.
Yuita menyampaikan bahwa kegiatan peer counselor (konselor sebaya) memberikan ruang aman dan dukungan emosional dari teman sebaya yang telah terlatih. Kehadiran peer counselor menciptakan lingkungan yang bebas dari rasa menghakimi, sehingga penerima konseling merasa lebih nyaman untuk bercerita karena berbicara dengan teman sebaya.
“Selain memberikan dukungan emosional untuk membantu meringankan stres dan kecemasan, peer counselor juga mendampingi teman dalam menghadapi berbagai persoalan sehari-hari, seperti masalah akademik, penyesuaian diri, dan konflik antarteman, serta membantu menghubungkan mereka dengan ULKT apabila dibutuhkan penanganan lebih lanjut. Selamat bertugas, teman-teman peer counselor. Semoga setiap kebaikan yang diberikan dapat menghadirkan kebaikan berikutnya, karena tidak ada kebaikan yang sia-sia, dan semoga kalian dapat menjadi teman yang aman untuk bercerita, saling menguatkan, dan bertumbuh bersama.” Jelas Yuita
Materi utama kegiatan disampaikan oleh Ari Pratiwi, S.Psi., M.Psi., Ph.D., Psikolog, dengan tajuk “From Listening to Learning: Refleksi Perjalanan Konselor Sebaya” — sesi umpan balik dan penguatan keterampilan bagi para konselor sebaya Rekan Melangkah. Materi ini mengangkat tema Peer Support 101: Mendengar Tanpa Menghakimi, menekankan keterampilan mendengarkan aktif tanpa penghakiman sebagai fondasi utama peran konselor sebaya di lingkungan kampus.
Momen puncak kegiatan ditandai dengan peresmian resmi program Konselor Sebaya “Rekan Melangkah” FILKOM UB, dilanjutkan dengan penandatanganan dokumen peresmian sebagai bentuk komitmen bersama seluruh pihak dalam mendukung keberlanjutan program konseling sebaya di lingkungan FILKOM UB.
Dengan diresmikannya program ini, 19 konselor sebaya dan 40 perwakilan LSO FILKOM UB diharapkan dapat memperluas akses dukungan psikososial bagi mahasiswa, memastikan setiap mahasiswa memiliki ruang aman untuk bercerita dan didengarkan tanpa dihakimi.
Program Konselor Sebaya “Rekan Melangkah” ini selaras dengan SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, lewat perluasan akses dukungan kesehatan mental berbasis sebaya bagi mahasiswa, serta SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, lewat penguatan sistem pendukung yang menjamin kenyamanan psikologis mahasiswa dalam menjalani proses akademik. (rr)