Tim Mahasiswa FILKOM UB Raih Juara 2 National Data Analyst Case Competition 2026 untuk Solusi Smart Hospital

Tim KMK DOMINATION dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB)
Tim KMK DOMINATION dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) meraih Juara 2 pada ajang National Data Analyst Case Competition (NDACC) – SYNAPSE 2026. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMSI) Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL), Makassar, pada 30 Juli 2026. Tim ini beranggotakan Johannes Justin Ekaristo (24-S1 Teknik Informatika), Steven Elyas Geraldo Siringoringo (24-S1 Pendidikan Teknologi Informasi), dan Dionisius Seraf Saputra (24-S1 Teknologi Informasi).
Kompetisi nasional ini mengusung tema “Smart Solutions for a Better Future” dan menantang peserta untuk mengolah data, menemukan insight, serta menghasilkan rekomendasi strategis berbasis bukti. Tim FILKOM UB mengangkat studi kasus krusial “Transformasi Smart Hospital dan Efisiensi Operasional” dengan melakukan analisis mendalam terhadap 276 rumah sakit di Indonesia menggunakan dataset yang terdiri atas 20 variabel. Variabel tersebut merepresentasikan investasi teknologi informasi, kematangan digital, adopsi layanan digital, hingga indikator kinerja operasional rumah sakit.
Untuk menjawab tantangan bagaimana investasi digital dapat mendorong kematangan dan efisiensi, tim menggunakan pendekatan analitik canggih seperti Random Forest dan OLS dengan HC3 standard error. Analisis yang dilakukan meliputi tahapan data quality audit, maturity profiling & investment analysis, operational impact analysis, hingga bottleneck screening & prioritization.
Hasil analisis tim menemukan fakta menarik bahwa median skor kematangan digital rumah sakit di Indonesia baru mencapai 57,7 dari 100. Meskipun implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) sudah mencapai 92,0% dan konektivitas SATUSEHAT sebesar 85,9%, penelitian ini membuktikan bahwa besarnya investasi TI tidak otomatis menjamin tingginya kematangan digital. Faktor integrasi sistem, kesiapan sumber daya manusia, dan optimalisasi pemanfaatan teknologi terbukti menjadi aspek krusial yang turut menentukan keberhasilan transformasi digital. Dari 276 rumah sakit yang dianalisis, tim berhasil mengidentifikasi 7 rumah sakit (2,5%) yang memenuhi kriteria double inefficiency screening untuk direkomendasikan sebagai prioritas asesmen dan intervensi lebih lanjut.
Capaian tim FILKOM UB mendapatkan apresiasi langsung dari pihak penyelenggara. Salah satu juri kompetisi, yang juga merupakan praktisi data industri, menilai bahwa solusi yang ditawarkan sangat aplikatif dan berorientasi pada pemecahan masalah nyata di sektor kesehatan.
“Tim FILKOM UB menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang konteks bisnis rumah sakit. Mereka tidak hanya pandai mengolah angka, tetapi juga mampu menerjemahkannya menjadi rekomendasi strategis yang jelas dan terukur. Ini adalah kualitas yang sangat dicari di industri,” ujar perwakilan dewan juri NDACC 2026.
Steven, mewakili tim, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas raihan prestasi ini.
“Perjalanan menuju babak final sangat penuh tantangan. Persiapan, mulai dari menyusun proposal, memahami case, hingga analisis data, harus kami jalani di tengah kesibukan kegiatan Mahasiswa Membangun Desa (MMD). Bisa masuk Top 10 Finalis dari sekian banyak peserta se-Indonesia saja sudah membanggakan. Pada akhirnya, semua proses terbayar dengan hasil Juara 2. Kompetisi ini menjadi pengalaman berharga untuk terus belajar dan berkembang. Terima kasih kepada rekan satu tim, FILKOM UB dan semua pihak yang mendukung,” ujar Steven.
Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer UB mampu memanfaatkan kemampuan teknologi dan analisis data untuk menyelesaikan permasalahan kompleks di masyarakat. Solusi yang ditawarkan tim sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) , khususnya SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui peningkatan efisiensi operasional rumah sakit, serta SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi digital di sektor kesehatan. Komitmen Universitas Brawijaya dalam mendukung inovasi berbasis data terus terwujud melalui prestasi-prestasi mahasiswanya, (rr)
FILKOM JUARA! FILKOM FOR SOCIETY! FEEL COMMUNITY! WE ARE FILKOM!