Dua Mahasiswa FILKOM UB Diterima Program Student Exchange di Saga University Jepang

Dua Mahasiswa FILKOM UB Diterima Program Student Exchange di Saga University Jepang

dok. Pribadi

Dua mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) diterima dalam program pertukaran mahasiswa Saga University Program for Academic Exchange – Science and Engineering (SPACE SE-B) di Saga University, Jepang, untuk periode Spring 2026. Kedua mahasiswa tersebut adalah Ahmad Ahua Iqomaddin dari Program Studi Sistem Informasi dan Muhammad Dustin Hazeldo Tolle dari Program Studi Teknik Informatika.

Keikutsertaan mahasiswa FILKOM UB dalam program SPACE SE-B merupakan bagian dari implementasi kerjasama akademik antara Universitas Brawijaya (UB) dan Saga University, sekaligus bentuk nyata komitmen kedua institusi dalam memperkuat kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia. Program ini telah menjadi salah satu program mobilitas internasional yang secara berkelanjutan diikuti mahasiswa UB — khususnya pada periode 2017 hingga 2022, setiap tahun terdapat mahasiswa FILKOM UB yang berkesempatan mengikuti program ini di Saga University. Keberlanjutan partisipasi tersebut menunjukkan bahwa kerja sama UB dan Saga University telah membuka akses bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar dan riset di Jepang.

Selama menjalani program exchange di Saga University, kedua mahasiswa berada di bawah bimbingan akademis dan riset Profesor Hiroshi Okumura. Di bawah arahannya, mereka fokus mengerjakan proyek riset yang menjadi bagian utama dari mata kuliah wajib Independent Study in Science and Engineering. Dalam kegiatan riset ini, mahasiswa melakukan pengujian, studi literatur, serta penulisan laporan ilmiah sepanjang 4 hingga 6 halaman, atau mempublikasikan hasil penelitiannya dalam simposium maupun konferensi ilmiah. Di samping kegiatan riset di laboratorium, mahasiswa wajib memenuhi beban akademik minimal 10 kredit selama periode Spring 2026. Kurikulum yang ditempuh menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, mencakup mata kuliah Topics in Science and Engineering, Introduction of Renewable Energy, Special Lecture on Research Training, serta mata kuliah pilihan Japanese Language.

Selain fokus pada ranah akademik, program SPACE SE-B dirancang juga untuk memperluas pemahaman peserta mengenai kebudayaan dan masyarakat Jepang. Para mahasiswa didorong untuk terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pertukaran budaya (cultural exchange), seperti mempelajari bahasa dan kebiasaan masyarakat lokal, berinteraksi langsung dengan mahasiswa Jepang maupun mahasiswa internasional lainnya, serta berpartisipasi dalam seminar budaya dan ekskursi lapangan. Kegiatan-kegiatan ini bertujuan mengasah kemampuan komunikasi lintas budaya sekaligus memberikan pengalaman internasional yang komprehensif selama mereka menetap di Saga, Jepang.

Keikutsertaan dalam program SPACE SE-B ini menegaskan komitmen FILKOM UB dalam mendorong internasionalisasi dan meningkatkan daya saing global mahasiswa di bidang ilmu komputer dan rekayasa perangkat lunak. Diharapkan pengalaman akademik, riset, dan wawasan budaya selama enam bulan di Jepang dapat memperkuat kompetensi mahasiswa, memperluas jaringan internasional, dan memotivasi mahasiswa FILKOM UB lainnya untuk terus berprestasi di tingkat dunia.

Program ini juga selaras dengan dua target Sustainable Development Goals (SDGs): SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, lewat akses langsung mahasiswa FILKOM UB terhadap kurikulum dan riset internasional yang setara dengan standar akademik global; dan SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, lewat kerja sama UB dan Saga University yang telah berjalan berkelanjutan sejak 2017 dan terus membuka akses mobilitas internasional bagi mahasiswa. (dna)