Kuliah Tamu Internasional FILKOM UB Kupas Strategi Keamanan Siber dan Integrasi AI pada Arsitektur Cloud

Perkembangan teknologi digital yang bergerak eksponensial menuntut kesiapan adaptasi dan penguatan sistem keamanan siber yang komprehensif. Menjawab tantangan global tersebut, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB) menyelenggarakan gelaran akademis bertaraf internasional bertajuk FILKOM UB International Guest Lecture Series pada Selasa, 19 Mei 2026.
Kuliah tamu yang dilaksanakan secara daring (online) ini dipandu oleh dosen FILKOM UB, Fariz Andri Bakhtiar, S.T., M.Kom. Agenda ini dirancang khusus untuk memberikan wawasan mendalam (insight) bagi mahasiswa mengenai peta jalan karier di bidang keamanan siber serta integrasi kecerdasan buatan (artificial intelligence) dalam memproteksi infrastruktur berbasis awan (cloud security).
Pada sesi pertama yang mengusung topik “Rewire Your Career: Navigating the Cybersecurity Training Pathway”, FILKOM UB menghadirkan pakar teknologi dari Mapua University, Filipina, Dr. Eric Blancaflor. Dalam paparannya, Eric menekankan urgensi pemahaman dasar keamanan siber bagi semua kalangan di era modern. Pertumbuhan industri digital yang masif memicu terjadinya kelangkaan talenta terampil (skill shortage) yang siap menghadapi ancaman peretasan modern.
Eric menggarisbawahi bahwa profesi sebagai ahli keamanan siber kini menjadi salah satu pekerjaan yang paling dicari (hot jobs) di pasar industri global dengan kompensasi pendapatan atau salary yang sangat menjanjikan. Untuk menjembatani celah keahlian tersebut, ia memaparkan peta jalan komprehensif mengenai program pelatihan serta sertifikasi internasional yang strategis guna mempersiapkan diri menjadi profesional yang kompeten di bidang cybersecurity.

Memasuki sesi kedua, fokus bahasan beralih pada penerapan kecerdasan buatan dalam lanskap perlindungan data melalui topik “AI for Cloud Security”. Sesi ini diisi oleh Dr. Arif Bramantoro, akademisi senior dari Universiti Teknologi Brunei, Brunei Darussalam. Ia membedah bagaimana integrasi artificial intelligence mampu bertindak secara proaktif untuk mendeteksi ancaman, menganalisis kerentanan kode, hingga mengotomatisasi sistem pertahanan data pada arsitektur jaringan berbasis cloud.
Arif memaparkan implementasi platform mutakhir seperti Snyk dan DeepCode AI. Teknologi analisis kode berbasis kecerdasan buatan ini dirancang untuk memindai serta memprioritaskan kerentanan sistem secara cepat. Kehadiran inovasi ini sangat membantu para pengembang (developers) membangun aplikasi secara aman, serta menghasilkan perbaikan otomatis (autofixes) dengan tingkat akurasi tinggi tanpa mengorbankan privasi data pengguna.
Evolusi artificial intelligence yang berjalan luar biasa cepat telah mengubah paradigma pertahanan siber dari yang semula bersifat reaktif kini menjadi proaktif. Melalui penyelenggaraan kuliah tamu internasional ini, FILKOM UB berkomitmen untuk terus membekali para mahasiswa dengan literasi teknologi mutakhir, sehingga mereka siap tumbuh menjadi inovator global yang mampu melindungi kedaulatan data di masa depan. (rr)