FILKOM UB Eksplorasi Masa Depan Teknologi melalui Kuliah Tamu Adjunct Professor dari University of Hafr Batin

MALANG, FILKOM UB – Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) terus menunjukkan kepemimpinannya dalam adopsi teknologi mutakhir dengan menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Generative Artificial Intelligence Models: Theories and Practice” pada Selasa (02/12/2025). Menghadirkan Dr. Haruna Chiroma dari University of Hafr Al Batin, Arab Saudi, kegiatan ini mempertegas komitmen fakultas dalam memenuhi Indikator Kinerja Utama (IKU) 6 melalui kolaborasi kurikulum dengan mitra kelas dunia. Kehadiran Dr. Haruna sebagai Adjunct Professor tidak hanya memberikan perspektif global bagi mahasiswa, tetapi juga memenuhi capaian IKU 4 melalui keterlibatan pakar internasional dalam pengajaran di kampus, yang secara langsung mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) di lingkungan Universitas Brawijaya.
Dalam sesi yang dipandu oleh Dr. Ir. Diva Kurnianingtyas dan Ir. Agus Wahyu Widodo, Dr. Haruna membedah evolusi kecerdasan buatan, mulai dari struktur Artificial Neural Networks (ANN) yang meniru neuron biologis manusia hingga mekanisme backpropagation yang menjadi jantung pelatihan AI modern. Penjelasan mendalam mengenai parameter model, seperti pada perkembangan GPT-2 hingga GPT-3, memberikan pemahaman kritis bagi mahasiswa bahwa kapasitas memori dan kompleksitas tugas berbanding lurus dengan skala parameter yang dimiliki. Inisiatif untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam tentang parameters dan hyperparameters ini merupakan langkah strategis dalam mendukung SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), guna menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengoptimalkan teknologi untuk kemajuan industri masa depan.

Sesi berlanjut dengan pembahasan arsitektur Generative Adversarial Networks (GAN), di mana mahasiswa mempelajari interaksi antara generator dan discriminator dalam menghasilkan data sintetis yang menyerupai realitas. Implementasi luas Generative AI, mulai dari sintesis gambar, manipulasi video, hingga asisten cerdas seperti ChatGPT, dipaparkan sebagai bukti nyata bagaimana teknologi telah mengubah interaksi digital manusia. Dengan melibatkan mahasiswa dalam diskusi teknologi yang sedang tren di dunia industri dan penelitian ini, FILKOM UB berhasil mewujudkan IKU 2 terkait pemberian pengalaman belajar yang relevan bagi mahasiswa. Penutup kuliah tamu ini menekankan pentingnya SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), di mana sinergi akademik lintas negara menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan global di era kecerdasan buatan yang berkembang pesat. (dk)