Alumni FILKOM UB Berkumpul dalam Halal Bihalal dan Temu Alumni 2026
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) menyelenggarakan Halal Bihalal dan Temu Alumni 2026 di Auditorium Algoritma FILKOM UB, Minggu (19/4). Kegiatan hybrid ini dihadiri sekitar 110 alumni secara langsung dan 15 alumni secara daring dari berbagai daerah dan luar negeri, mewakili lintas generasi — mulai dari alumni Ilmu Komputer angkatan 2002 hingga Pendidikan Teknologi Informasi angkatan 2020.
Mengawali dengan sambutan, Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya, Ir. Tri Astoto Kurniawan, S.T., M.T., Ph.D., IPM., menegaskan bahwa alumni merupakan bagian tak terpisahkan dari pengembangan fakultas jangka panjang. Ia mendorong alumni untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga aktif berkontribusi melalui mentoring, berbagi peluang kerja, dan masukan terhadap kurikulum yang sejalan dengan Arah positioning FILKOM UB: Smart Digital Solution and Innovation.
“Alumni diposisikan sebagai investasi jangka panjang. Keberhasilan alumni di dunia kerja adalah cerminan kualitas pendidikan yang telah kita bangun bersama.” Ujar Tri Astoto.
Setelah sambutan dan foto bersama, Muamar Khadafi, S.Kom., M.M., Sekretaris Direktorat Pengembangan Karier dan Alumni (DPKA) UB, memaparkan peran strategis DPKA sebagai jembatan antara kampus, alumni, dan dunia industri. DPKA telah menjalankan 15 kegiatan campus hiring per tahun dengan lebih dari 7.000 pelamar sepanjang 2024, di samping webinar karier, podcast Alumni Story, penyaluran beasiswa, dan pengelolaan Portal Alumni Brawijaya (alumni.ub.ac.id).
Kemudian Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa, Dr.Eng. Budi Darma Setiawan, S.Kom., M.Cs., menyampaikan bahwa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya telah meluluskan lebih dari 15.000 alumni. Namun, pemetaan keahlian alumni dinilai belum optimal, sehingga potensi jejaring tersebut belum sepenuhnya termanfaatkan, baik oleh fakultas maupun oleh para alumni sendiri.
“Kita memiliki lebih dari 15.000 alumni. Kekuatan itu baru bisa dimanfaatkan secara optimal jika kita tahu di mana mereka berada dan apa yang mereka kerjakan.” Ujar Budi Darma.
Pada sesi diskusi menampilkan tiga pemaparan. Pertama, Ikatan Alumni Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi memperkenalkan struktur organisasi dan enam program kerjanya diantaranya : Temu Alumni, Beasiswa Alumni, Aspirasi Alumni, Webinar Kerja, Tracer Alumni, dan Alumni Peduli.
Kedua, Andriansyah Yusuf Rizal (Teknik Informatika 2013) memaparkan perjalanan Alumni Super, komunitas yang berawal dari diskusi alumni Ilmu Komputer dan Teknik Perangkat Lunak di Jabodetabek dan Bandung, resmi terbentuk pada September 2019. Komunitas ini menjalankan empat program: Super Talent (pengembangan karier), Super Kelas (pelatihan dan kompetensi), Super Baik (kegiatan sosial), dan Super Fun (networking dan hiburan).
Forum ini juga menjadi ruang berbagi peluang nyata: Risky (Ilmu Komputer 2002) yang kini berkarier di Jepang menyampaikan informasi lowongan kerja, sementara Zaki (Teknik Informatika 2019) membuka kesempatan internship di Nusantara Power, Jawa Timur.
Acara ditutup dengan sesi ramah tamah yang penuh keakraban. Para alumni lintas angkatan berbaur, mengenang masa studi, dan berdiskusi tentang peluang kolaborasi ke depan. Pertemuan ini menegaskan bahwa ikatan alumni Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya terus tumbuh sebagai komunitas yang saling mendukung dan memberikan manfaat nyata. (ed)