Inovasi Digital “Amora” Antarkan Mahasiswa PTI FILKOM UB Sabet Juara 3 Nasional Greennovation Business Plan Competition

Prestasi membanggakan di kancah nasional, kembali datang dari mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB), dari Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI). Melalui inovasi platform digital bernama “Amora”, tim FILKOM UB berhasil meraih Juara 3 Nasional dalam ajang Greennovation Business Plan Competition 2025–2026. Tim terdiri dari, Muhamad Ahmad Rofi’us Su’ud, Syifa Zahra Amelia Shofa, dan Shelfina Khayla Anindita. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Sidoarjo ini berlangsung secara maraton secara daring sejak 25 Desember 2025, melewati berbagai tahapan seleksi ketat, hingga akhirnya mencapai puncak pengumuman pada 21 Januari 2026.
Greennovation Business Plan Competition merupakan ajang bergengsi yang menantang mahasiswa untuk menciptakan ide bisnis tidak hanya dari sisi profitabilitas, tetapi juga aspek keberlanjutan dan dampak sosial nyata. Menjawab tantangan tersebut, tim FILKOM UB menghadirkan Amora, sebuah platform digital yang berfokus pada penguatan ketahanan hubungan pasangan melalui manajemen konflik dan edukasi komunikasi. Amora tidak sekadar menjadi aplikasi pesan, melainkan sebuah ekosistem preventif yang dirancang dengan pendekatan psikologis dan teknologi informasi. Platform ini menawarkan solusi atas problematika pasangan modern yang sering kali terjebak dalam miskomunikasi di tengah kesibukan digital. Beberapa fitur unggulan yang ditawarkan antara lain:
- Mediasi Digital Empatik: Sebuah sistem yang menjembatani dialog antar individu dengan bahasa yang lebih terstruktur dan tenang, mengurangi risiko eskalasi konflik secara emosional.
- Micro-learning Komunikasi: Modul-modul pembelajaran singkat dan praktis mengenai cara mendengarkan secara aktif, menyampaikan keluh kesah tanpa menyakiti, hingga etika berkomunikasi dengan pasangan.
- Bonding Activity Recommendations: Sistem rekomendasi berbasis kecerdasan buatan yang menyarankan aktivitas kebersamaan yang dipersonalisasi, sederhana, dan terjangkau, guna meningkatkan kualitas waktu bersama.
Selain fitur-fitur tersebut, tim pengembang Amora sangat memprioritaskan aspek privasi dan keamanan data pengguna. Hal ini dilakukan untuk menciptakan safe space (ruang aman) bagi pasangan agar dapat bereksplorasi dan memperbaiki kualitas hubungan mereka secara berkelanjutan tanpa rasa khawatir akan kebocoran informasi pribadi. Keberhasilan Amora meraih posisi terbaik di tingkat nasional tidak lepas dari latar belakang masalah yang kuat. Rofi’us Su’ud, selaku ketua tim, mengungkapkan bahwa Amora lahir dari sebuah keprihatinan sosial yang nyata di Indonesia.
“Ide Amora berangkat dari keprihatinan kami melihat tingginya angka perceraian di Indonesia, di mana salah satu akar masalah utamanya adalah kegagalan komunikasi. Kami percaya banyak konflik dalam hubungan sebenarnya bisa dicegah sejak dini, asalkan pasangan memiliki akses pendampingan komunikasi yang aman, mudah dijangkau secara finansial, dan sesuai dengan kebutuhan mereka di era digital,” jelas Rofi.
Capaian prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen mahasiswa FILKOM UB dalam mengembangkan inovasi yang peka terhadap permasalahan sosial. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa mahasiswa PTI mampu memadukan kecanggihan teknologi dengan ilmu pendidikan dan psikologi untuk memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Keberhasilan Rofi, Syifa, dan Shelfina diharapkan dapat menjadi pemantik motivasi bagi seluruh mahasiswa Universitas Brawijaya untuk terus berani berinovasi, berkompetisi, dan menghasilkan karya-karya yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi tantangan kemanusiaan di masa depan. (rr)