FILKOM UB Hadirkan Adjunct Professor Internasional untuk Perkuat Tata Kelola TI Berbasis AI dan Dukung SDGs

Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) terus memperkuat komitmennya dalam peningkatan kualitas pendidikan, internasionalisasi, serta dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui pelaksanaan program Adjunct Professor Batch 6 Skema 2C. Kegiatan ini terlaksana di 11 – 24 November 2025. Dalam program ini, Riswan Septriayadi Sianturi, S.Si., M.M., M.Sc., Ph.D. mengundang Prof. Ts. Deden Witarsyah, S.T., M.Eng., Ph.D. dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) untuk bergabung sebagai Adjunct Professor di Departemen Sistem Informasi FILKOM UB.
Kegiatan Adjunct Professor ini diwujudkan dalam bentuk dua kali pertemuan online (daring) perkuliahan Mata Kuliah Tata Kelola Teknologi Informasi, yang diikuti oleh mahasiswa dengan antusias tinggi. Kehadiran Prof. Deden tidak hanya memperkaya perspektif internasional dalam pembelajaran, tetapi juga memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai tantangan dan peluang tata kelola teknologi informasi di era kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Dalam perkuliahannya, Prof. Deden membahas secara komprehensif perkembangan AI modern, mulai dari Artificial Narrow Intelligence (ANI) hingga arah menuju Artificial General Intelligence (AGI), serta implikasinya terhadap organisasi dan masyarakat. Materi juga menyoroti pentingnya AI Governance yang bertanggung jawab, mencakup aspek etika, transparansi, akuntabilitas, keamanan data, serta mitigasi risiko bias algoritmik.
Salah satu fokus utama perkuliahan adalah penerapan framework COBIT sebagai pendekatan tata kelola yang holistik dan terstruktur dalam mengelola sistem AI. Melalui pemetaan siklus hidup AI, mulai dari perencanaan, pengembangan, implementasi, operasional, hingga evaluasi, mahasiswa diajak memahami bagaimana tata kelola TI dapat memastikan bahwa pemanfaatan AI selaras dengan tujuan organisasi, nilai etika, serta kebutuhan pemangku kepentingan. Riswan Septriayadi Sianturi, S.Si., M.M., M.Sc., Ph.D. menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membekali mahasiswa dengan wawasan strategis terkait tata kelola TI modern yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan global.

“Kehadiran Adjunct Professor internasional memberikan nilai tambah yang signifikan, khususnya dalam memperluas perspektif mahasiswa mengenai tata kelola AI yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga pada aspek etika, regulasi, dan keberlanjutan,” ujarnya.
Selain kegiatan perkuliahan, kolaborasi akademik antara Prof. Ts. Deden Witarsyah, S.T., M.Eng., Ph.D. dan Riswan Septriayadi Sianturi, S.Si., M.M., M.Sc., Ph.D. juga diwujudkan melalui penerbitan artikel ilmiah bersama pada jurnal internasional terakreditasi. Kolaborasi riset ini menjadi bentuk nyata penguatan budaya riset dan kontribusi FILKOM UB dalam pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat global.
Program Adjunct Professor ini sejalan dengan dukungan FILKOM UB terhadap SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan mutu pembelajaran dan internasionalisasi kurikulum, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan tata kelola teknologi dan AI, serta SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penekanan pada tata kelola TI dan AI yang transparan, akuntabel, dan beretika. Selain itu, kolaborasi lintas negara ini juga mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kerja sama strategis antara Universitas Brawijaya dan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia. Melalui penyelenggaraan program Adjunct Professor ini, FILKOM UB menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi global, berorientasi pada tata kelola yang bertanggung jawab, serta berperan aktif dalam mendukung pencapaian SDGs melalui pendidikan, riset, dan kolaborasi internasional. (rs)