FILKOM UB Selenggarakan Konferensi Internasional SIET 2025 Di Bali

Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan riset dan inovasi global dengan menyelenggarakan The 10th International Conference on Sustainable Information Engineering and Technology (SIET 2025) yang berlangsung di Bali, Indonesia, pada 21–22 Oktober 2025.
Konferensi internasional ini menjadi forum ilmiah bergengsi yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi industri, serta pembuat kebijakan dari berbagai negara untuk berdiskusi dan bertukar gagasan mengenai perkembangan terkini di bidang teknologi informasi dan rekayasa yang berkelanjutan.

SIET 2025 mengusung tema “The Future of Digital Innovation: Secure, Smart, and Connected”, yang menyoroti pentingnya inovasi digital yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga aman, cerdas, dan terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat. Tema ini sejalan dengan tantangan transformasi digital yang dihadapi berbagai sektor di era modern.
Selama dua hari pelaksanaan, SIET 2025 menghadirkan berbagai agenda ilmiah, mulai dari keynote speeches, sesi presentasi makalah penelitian, diskusi panel, hingga sesi jejaring (networking session). Konferensi ini menghadirkan sejumlah keynote speaker internasional, yaitu Prof. Dr. Hamido Fujita dari Universiti Teknologi Malaysia, Malaysia, Prof. Hideyuki Sawada dari Waseda University, Jepang, serta Assoc. Prof. Dr. Serkan Girgin dari University of Twente, Belanda, yang membagikan wawasan dan pengalaman mereka terkait inovasi digital, keamanan sistem, dan teknologi cerdas berkelanjutan.
Ketua panitia SIET 2025 menyampaikan bahwa konferensi ini tidak hanya menjadi ajang diseminasi hasil penelitian, tetapi juga sebagai sarana strategis untuk memperluas jejaring akademik dan membuka peluang kolaborasi riset lintas negara dan lintas disiplin.

Selain kegiatan akademik, penyelenggaraan SIET 2025 di Bali juga memberikan pengalaman tersendiri bagi para peserta internasional untuk mengenal budaya dan kearifan lokal Indonesia, sehingga konferensi ini diharapkan mampu memperkuat kerja sama internasional tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam konteks pertukaran budaya.
Melalui penyelenggaraan SIET 2025, FILKOM UB berharap dapat terus berkontribusi dalam pengembangan teknologi informasi yang berkelanjutan serta memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif dan berdaya saing di tingkat internasional. (maf)