Prof. Dr. Lailil Muflikhah Resmi Menjadi Profesor ke Tiga di FILKOM UB

Prof. Dr. Lailil Muflikhah, S.Kom., M.Sc., IPM, ASEAN Eng. resmi dikukuhkan sebagai profesor aktif ke-3 di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) pada tahun 2025. Pada Kamis, (21/08/2025) beliau juga menjadi profesor aktif ke-267 di UB dan profesor ke-437 yang telah dihasilkan oleh UB. Pengukuhan Prof. Lailil dilaksanakan di Gedung Samantha Krida UB, dengan orasi ilmiah berjudul Model Prima Melalui Integrasi Data Medis Berbasis Artificial Intelligence (AI) Menjawab Tantangan Diagnostik Era Digital. Adanya pengetahuan yang sifatnya relatif berkembang dan pendekatan yang berbasis evidence terhadap algoritma cerdas. Dengan mengusung inovasi Personalized Medicine melalui Integrasi Data Klinis, Genomik, dan Citra Medis berbasis Pembelajaran Mesin (PRIMA), beliau merancang inovasi ini mampu mengintegrasikan berbagai informasi dari data medis pasien menggunakan metode multimodal fusion untuk penyelarasan antar fitur yang berbeda dalam membangun classifier untuk prediksi/deteksi sehingga memberikan informasi yang holistik. Semua itu diproses dengan pendekatan berbasis AI, khususnya pengembangan algoritma pembelajaran mesin sehingga mampu menghasilkan pola-pola data yang tersembunyi yang sulit ditangkap secara manual. Inovasi ini merupakan pengembangan dari penelitian yang dilakukan sebelumnya terkait baik sebelum/sesudah studi doktoral, hingga sekarang, yang mana menggunakan satu jenis data tunggal (unimodal) untuk penelitian di bidang kesehatan.

“Namun, perkembangan dunia kesehatan kini menuntut pengobatan lebih presisi dan personal. Dengan inovasi PRIMA, saya berharap adanya suatu prototype berbasis AI menggunakan evidence sebagai data dapat membantu tenaga medis untuk diagnosis dan penanganan penyakit dapat dilakukan secara lebih akurat dan sesuai kebutuhan individu bukan secara general. Juga pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu, untuk mewujudkan teknologi ini secara optimal. Saya optimis bahwa riset dan inovasi yang terus dikerjakan akan berdampak positif tidak hanya bagi dunia akademik, tetapi juga bagi kemajuan sistem kesehatan di Indonesia dan dunia.,” ujar Prof. Lailil Muflikhah.
Pengukuhan profesor ini adalah pencapaian akademik tertinggi bagi Prof. Lailil, beliau berharap capaiannya ini dapat memotivasi civitas akademika dan mahasiswa untuk terus berinovasi serta berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan capaian ini, beliau akan terus meneliti dan mengembangkan teknologi kecerdasan buatan yang terintegrasi dengan data medis guna menjawab tantangan diagnostik pada era digital. Selamat kepada Prof. Lailil atas gelar profesor yang telah diraih, semoga terus menghasilkan inovasi dan karya yang membanggakan bagi pendidikan dan masyarakat luas. (rr)
FILKOM FOR SOCIETY! FEEL COMMUNITY! WE ARE FILKOM!