Tim Robotiika FILKOM UB Goes To KRI, KRTI dan KKCTBN

Demi mempersiapkan kematangan Tim Robotiik untuk mengikuti Kontes Robot Indonesia (KRI), Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI), dan Kontes Kapal Cepat Tak Berawak (KKCTBN), Laboratorium Robotika dan Embedded System Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB) menyelenggarakan workshop guna memberikan kedalaman ilmu dan pelajaran mengenai pengoperasionalan robot. Dengan tema Goes to KRI, KRTI, KKCTBN kegiatan workshop ini dilaksanakan secara daring selama dua hari pada Sabtu (9/4/2022) dan Minggu (10/4/2022).

Pemateri yang hadir yaitu Fahri Ali Rahman, seorang Software Engineer di PT. Nodeflux Teknologi Indonesia; Melki Mario Gulo, selaku IoT Engineer di Monster Group dan Syafril Mayu, Divisi Kapal/Teknologi Perikanan Laut di IPB.

Pada hari pertama hadir pula Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kewirausahaan Mahasiswa, Drs. Muh. Arif Rahman, M.Kom untuk memberikan semagat dan motivasi kepada tim Robotiik FILKOM UB.

“Kompetisi robot merupakan salah satu kompetisi yang banyak diminati dan berguna untuk mengasah kreativitas mahasiswa. Dengan diadakannya workshop ini harapan kedepannya untuk meningkatkan kemampuan dari mahasiswa dalam mengoperasikan robot dan mengasah keterampilan mengenai elektronika, perakitan robot maupun bahasa pemrogramannya”, imbuh Arif Rahman.

Selanjutnya materi disampaikan oleh Fahri Ali Rahman yang menjelaskan kinetika, dinamika, mekanika dan elektronika. Mekanika sendiri digunakan untuk memahami fungsi bagian-bagian dan secara menyeluruh serta tentang keseimbangan statis dari robot. Sedangkan untuk elektronika berhubungan dengan alat dan energi elektrik yang diperlukan serta perangkat keras dan perangkat lunak pengindera, penyimpan, pengolah hingga pengetur isyarat atau sinyal pembawa informasi atau pengendali.

Perlu diketahui bahwa Kontes Robot Indonesia (KRI) adalah kegiatan kompetisi rancang bangun dan rekayasa dalam bidang robotika yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Puspresnas) dan semenjak pandemi kegiatan ini diselenggarakan secara daring. Harapan untuk tahun ini walaupun belum tentu dilaksanakan secara langsung atau luring, tim Robotiik dapat memaksimalkan kemampuan yang dimiliki dalam merancang dan membangun robot agar mendapatkan hasil yang maksimal ketika mengikuti berbagai kompetisi.[drn]