PENCARIAN RUTE TERPENDEK PADA UNIT GAWAT DARURAT DI KOTA MALANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE DIJKSTRA

Repositori Jurnal Mahasiswa PTIIK UB
© 2016 by Doro Jurnal
Volume 8 - Number 32
Year of Publication: 2016
Prima Wiratama, Imam Cholissodin dan Wayan Firdaus Mahmudy
Download Article

 


Abstract

Pertolongan gawat darurat melibatkan dua tahap, keduanya sangat penting dilakukan untuk menyelamatkan nyawa pasien. Tahap-tahap ini adalah tahap pra rumah sakit dan tahap rumah sakit. Pertolongan gawat darurat memiliki standar pelayanan yang dinamakan respon time atau waktu tanggap maksimal 10 menit. Waktu tanggap darurat merupakan akumulasi waktu dari waktu saat pasien tiba di UGD sampai mendapat respon dari petugas UGD dengan waktu pelayanan yang diperlukan pasien sampai selesai proses penanganan gawat darurat. Sedangkan penanganan pra rumah-sakit berupa kemampuan memobilisasi pasien menuju lokasi rumah sakit yang tepat juga berperan penting untuk menyelamatkan pasien. Bagian awal dari penanganan gawat darurat pra rumah sakit adalah menentukan rute ke rumah sakit yang terpendek. Dengan rute yang terpendek diharapkan secara tidak langsung dapat memperkecil resiko kegagalan proses penanganan pasien gawat darurat fase pra rumah sakit akibat dari terlalu lama di jalan. Dari hasil pengujian algoritma dijkstra dapat menyelesaikan permasalahan rute terpendek.

Keywords

Dijkstra, Gawat-darurat, Jalur terpendek.