ANALISA DAN PERANCANGAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK RAWAT INAP UNTUK PENANGANGAN INFEKSI NOSOKOMIAL (STUDI KASUS RUMAH SAKIT WAVA HUSADA)

Repositori Jurnal Mahasiswa PTIIK UB
© 2016 by Doro Jurnal
Volume 8 - Number 26
Year of Publication: 2016
Nining Dyah Mustikawati, Yusi Tyroni M dan Satrio Agung W.
Download Article

 


Abstract

Rumah Sakit Wava Husada merupakan salah satu rumah sakit umum tipe c yang berada di Kabupaten Malang. Seperti rumah sakit pada umumnya, Rumah Sakit Wava Husada bertugas memberikan pelayanan kesehatan sebaik mungkin kepada seseorang. Pemberian layanan kesehatan yang baik kepada seorang pasien menentukan mutu dari rumah sakit tersebut. Salah satu penentu mutu sebuah rumah sakit adalah prosentase angka infeksi nosokomial pada rumah sakit tersebut. Melihat pentingnya pendataan infeksi nosokomial, Rumah Sakit Wava Husada belum memiliki suatu aplikasi yang digunakan untuk pencatatan data infeksi nosokomial yang menyebabkan proses pendataan infeksi nosokomial ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Berdasarkan latar belakang tersebut maka dibuat suatu sistem informasi yang dapat memudahkan pengguna dalam melakukan pencatatan data infeksi nosokomial dan pembuatan laporan data infeksi nosokomial.

Pada penelitian ini, aplikasi dirancang dan dibangun dengan menggunakan kerangka kerja TOGAF ADM. Kerangka kerja ini adalah seperangkat alat yang digunakan untuk mendukung pengembangan arsitektur secara terperinci yang kemudian digunakan untuk mengetahui kebutuhan perusahaan tersebut. Fase TOGAF ADM yang digunakan pada penelitian ini adalah fase preliminary, fase requirement management yang dilanjutkan dengan fase architecture vision, fase business architecture dan fase information system architecture. Hasil dari fase yang dilakukan adalah proses bisnis usulan dan perancangan sistem yang berupa protoype.

Setelah dilakukan pengujian kotak hitam (black-box) terhadap 47 uji kasus menunjukkan bahwa 44 uji kasus dinyatakan valid dan 3 uji kasus dinyatakan tidak valid karena keluaran yang dihasilkan tidak tepat. Sedangkan hasil pengujian usability menunjukkan angka rata-rata 5,77 atau setara dengan 82% yang berarti tingkat usability sistem informasi pendataan infeksi nosokomial ini cukup tinggi menurut user.

Keywords

sistem informasi, rumah sakit, infeksi nosokomial, TOGAF ADM, pengujian black-box, pengujian usability