Abstract
Usaha kuliner merupakan salah satu jenis usaha yang banyak dipilih oleh para wirausahawan. Hal ini disebabkan karena makanan dan minuman adalah kebutuhan primer manusia. Saat ini, kebanyakan para wirausahawan menentukan lokasi untuk membuka cabang baru usahanya hanya dengan survey lokasi tanpa ada perhitungan yang jelas. Maka dari itu masih terjadi banyak kesalahan yang disebabkan kesalahan yang ttidak terduga. Metode yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan di atas adalah metode ANP dan TOPSIS. Mendapatkan hasil akhir berupa rangking lokasi berdasarkan urutan dari layak dan tidak layak. Dalam perhitungan ini terdapat delapan kriteria, yaitu: harga sewa, infrastruktur, ukuran lokasi, jumlah pesaing, jarak dengan supplier, keamanan, kepadatan penduduk, gaji pegawai. Hasil akurasi sistem yang didapatkan dari hasil pengujian sebesar 87,5%.