IMPLEMENTASI METODE NAÏVE BAYES CLASSIFIER UNTUK DIAGNOSIS KLASIFIKASI GEJALA PENYAKIT KUCING

Repositori Jurnal Mahasiswa PTIIK UB
© 2016 by Doro Jurnal
Volume 8 - Number 16
Year of Publication: 2016
Pitaloka, M. Tanzil Furqon dan Mahendra Data
Download Article

 


Abstract

Hewan kucing merupakan salah satu jenis hewan peliharaan yang sering dipelihara oleh masyarakat. Pemeliharaan hewan kucing ini membutuhkan perhatian khusus baik dalam hal memberikan makanan maupun kandangnya untuk menjaga kesehatan kucing. Sebab beberapa penyakit pada kucing berbahaya pada pemilik atau orang yang berinteraksi secara langsung pada hewan yang terjangkit penyakit tersebut.  Adapun berbagai macam penyakit yang sering menjangkit kucing yaitu akibat virus ataupun bakteri. Kesehatan kucing sangatlah penting dikarenakan interaksi dengan manusia yang begitu intens dan jika kondisi hewan peliharaan ini tidak sehat bisa jadi membahayakan kesehatan pemiliknya. Keterbatasan seorang dokter hewan dalam mendiagnosis gejala penyakit dengan pola simetris atau memeliki gejala yang sama diantara beberapa penyakit, hal ini sering kali seorang dokter mengalami kesulitan dalam melakukan diagnosis. Oleh sebab itu diperlukan penerapan sistem cerdas untuk melakukan klasifikasi gejala penyakit guna dapat mendiagnosis penyakit secara cepat dan akurat. Penelitian sebelumnya mengenai klasifikasi tingkat kelulusan siswa SMA telah dilakukan yaitu menggunakan metode Naive Bayes Classifier yang menghasilkan akurasi sistem sebesar  99,82%  dan  memiliki  nilai  error  0.18% dan menggunakan data latih sebesar 220 data siswa. Pada penelitian ini menggunakan metode yang sama yaitu Naive Bayes Classifier dimana sistem melakukan klasifikasi gejala penyakit dan menghasilkan akurasi sebesar 99,44%, presicion 98,41%, dan recall 97,78% dengan menggunakan data latih sebesar 180 dataset dan data uji sebesar 40 dataset.

Keywords

Kucing, Klasifikasi, Naive Bayes Classifier