RANCANG BANGUN DIGITAL AUDIO SHARE DAN PLAYER DENGAN KEAMANAN DATA ADVANCED ENCRYPTION STANDARD BERBASIS ANDROID 

Repositori Jurnal Mahasiswa PTIIK UB
© 2016 by Doro Jurnal
Volume 8 - Number 12
Year of Publication: 2016
Yuyon Alif Masruri, Herman Tolle dan Aswin Suharsono
Download Article

 


Abstract

Teknologi digital audio memudahkan masyarakat mengakses musik maupun audio yang ingin dimiliki dan didengar. Namun dengan kemudahan tersebut, memungkinkan pelanggaran hak cipta dari karya seni terhadap masyarakat dalam menyebarluaskan teknologi digital audio yang berada dibawah perlindungan. Kemudahan penggunaan perangkat bergerak memungkinakan setiap pengguna bisa berbagi antar file kemana saja, tidak terlepas juga dengan file digital audio hanya dengan menggunakan jaringan internet. Oleh karena itu, perlu dikembangkan perangkat lunak perangkat bergerak yang memiliki keamanan data didalamnya. Dengan menggunakan teknologi kriptografi AES, diharapkan dapat memberikan keamanan dan kenyamanan dakam penggunaan perangkat lunak.  Perancangan perangkat lunak Audiosafe menggunakan tahap perancangan fungsional berdasarkan hasil spesifikasi kebutuhan dan perancangan non fungsional atau keamanan data dengan merancang kinerja dari sisi kriptografi yaitu enkripsi dan dekripsi pada perangkat lunak berdasarkan 3 parameter yaitu waktu performansi kriptografi, keaslian data dan security. Implementasi dari perangkat lunak dikembangkan berdasarakan perancangan padah tahap sebelumnya dan diimplementasikan dalam bahasa pemrograman Java dengan development tool Android Developer Tool yaitu Android Studio dan diimplementasikan dalam device smartphone Android. Pengujian menggunakan teknik Whitebox, Blackbox dan Pengujian keamanan data. Dari hasil pengujian unit dapat disimpulkan bahwa algoritma dan unit perangkat lunak telah memenuhi kebutuhan fungsional. Hasil pengujian validasi dapat disimpulkan bahwa implementasi dan fungsionalitas memenuhi kebutuhan perangkat lunak. Pada pengujian waktu performansi kriptografi dapat disimpulkan bahwa performansi kriptografi menghasilkan waktu yang tolerable berdasarkan APDEX dengan syarat minimal ukuran data. Pengujian keaslian data menghasilkan kesimpulan bahwa ukuran dan konten file dapat kembali ke bentuk semula ketika mengalami proses dekripsi dari file cipher digital audio hasil enkripsi. Pengujian security dapat disimpulkan bahwa berdasarkan proses pada perangkat lunak, file digital audio tidak dapat diputar ketika belum diberikan privilege dari user pengunggah digital audio.

Keywords

AES, kriptografi, digital audio, perangkat lunak perangkat bergrerak