01_Greg_saat_story_telling_National_English_Competition_2017
11:36

Mahasiswa FILKOM Juara 3 National English Competition 2017

Gregorius Ivan Sebastian (Teknik Informatika/2015) salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya (FILKOM UB) menjadi juara 3 pada National English Competition (NEON) 2017 kategori Story Telling yang  diselenggarakan oleh Universitas Tarumanegara English Club (17 – 18/3/2017). Terdapat empat kategori yang dilombakan dalam kompetisi tersebut meliputi news casting, story telling, scrabble dan speech. NEON 2017 diperuntukkan bagi peserta dari pelajar dan mahasiswa di Indonesia. 

Disampaikan oleh Greg bahwa terdapat empat tahapan seleksi pada kategori story telling meliputi preliminary roundquarter finalsemi final dan final round. Pada preliminary round setiap peserta diwajibkan melakukan story telling di depan juri dengan tema bebas yang telah dipilih dan dipersiapkan sebelumnya. Kemudian bagi peserta yang lolos preliminary round dapat maju ke tahap quarter final. Di tahap ini peserta harus melakukan story telling berdasarkan gambar yang dipilihkan oleh juri secara acak. Peserta diberikan waktu 10 menit untuk mempersiapkan diri dan mengembangkan cerita berdasarkan gambar sebelum melakukan story telling di depan juri. Berhasil lolos dari tahapan tersebut Greg beserta peserta lainnya masuk ke tahap semi final, dimana setiap peserta dibagi dalam beberapa kelompok dan kemudian juru menentukan urutan acak bagi peserta untuk melakukan estafet story telling. Sistem ini juga diberlakukan di babak final namun ditambahkan satu tantangan dimana di tengah-tengah story telling, juri akan tiba-tiba menyambung cerita dari peserta kemudian peserta yang ditunjuk harus melanjutkan cerita tersebut dengan imajinasinya sehingga terbentuk cerita yang padu dan menarik.

02_penyerahan_hadiah“Jadi tantangannya macam-macam, ada yang kita diberikan gambar terus harus bercerita tentang gambar tersebut sesuai imajinasi kita. Ada juga yang kita dibuat satu grup dengan peserta lain. Kemudian juri menunjuk peserta mana yang menyampaikan prolog cerita dan kemudian harus dilanjutkan peserta lainnya. Terus seperti itu sampai juri menunjuk peserta untuk membuat kesimpulan dan penutup dari keseluruhan cerita,” jelas Greg.

Adapun penilaian dalam setiap tahapan didasarkan pada tiga hal penting meliputi presentasi, konten dan teknikal. Presentasi meliputi penampilan, gestur dan ekspresi wajah. Sementara konten meliputi penilaian atas prolog dan epilog, plot dan originalitas. Untuk penilaian teknik meliputi kelancaran penyampaian story telling, pengucapan, intonasi serta tata Bahasa. Untuk diketahui total peserta pada kategori story telling ini sejumlah 25 orang yang berasal dari berbagai sekolah dan universitas di Indonesia antara lain Methodist High SchoolSampoerna Academy Boarding School, Satya Wacana Christian University, Universitas Padjadjaran, Tarumanagara English Club, ESo University of Lampung, Universitas Brawijaya, Politeknik Keuangan Negara STAN dan Stella Maris International School, BINUS University, Telkom University dan London School of Public Relation. [psik filkom]

 

 

 

Share