01_Ordik_Magister_Ilmu_Komputer_FILKOM_UB_Semester_Ganjil_TA_201718
13:56

Magister Ilmu Komputer FILKOM UB Terima 46 Mahasiswa Baru TA. 2017/2018

Program Studi Magister Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (FILKOM UB) menerima sejumlah 46 mahasiswa baru (maba) pada Semester Ganjil TA. 2017/2018. Penyambutan maba Magister Ilmu Komputer dilakukan dalam acara Orientasi Pendidikan tingkat fakultas yang diselenggarakan Jumat (18/8/2017). Para maba Magister Ilmu Komputer diterima setelah melalui beberapa tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, psikotest, tes kemampuan bidang dan tes wawancara yang diselenggarakan Senin (31/7/2017) lalu.

Disampaikan oleh Fitra A. Bachtiar, Dr.Eng., S.T, M.Eng selaku Ketua Program Studi Magister Ilmu Komputer daam sambutannya bahwa 46 maba tersebut terpilih dari total 59 pendaftar. Dimana dari 46 maba tersebut terdapat 12 mahasiswa yang menerima Beasiswa RISET FILKOM, terdiri atas 6 orang penerima beasiswa skema silver (pembebasan SPP 25%), 4 orang penerima beasiswa skema gold (pembebasan SPP 50%) dan 2 orang penerima beasiswa skema diamond (pembebasan SPP 75%). Jumlah mahasiswa yang diterima tahun ini cukup banyak dibanding tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan untuk pertama kalinya Magister Ilmu Komputer FILKOM UB akan melakukan penerimaan mahasiswa satu kali dalam setahun. Pada tahun sebelumnya FILKOM melakukan penerimaan mahasiswa dua kali dalam setahun.

Ditambahkan oleh Tri Astoto Kurniawan, S.T, M.T, Ph.D selaku Ketua Jurusan Teknik Informatika FILKOM UB bahwa program magister (S2) sangat berbeda dengan dengan program sarjana (S1). Sebagai mahasiswa S2 akan menghadapi lebih banyak tugas dan bertemu dengan banyak lieratur berbahasa Inggris. Selain itu mahasiswa S2 juga diharapkan mampu meningkatkan reputasi fakultas dengan melakukan berbagai riset dengan outcome berupa publikasi ilmiah.

“Oleh karena itu saat seleksi penerimaan, kemampuan bahasa Inggris calon mahasiswa menjadi sangat penting. Magister Ilmu Komputer FILKOM UB mengutamakan kualitas dengan training dan berbagai sarana pembelajaran yang ada,” ungkap Tri Astoto.

Hal senada juga disampaikan oleh Wayan Firdaus Mahmudy, S.Si, M.T, Ph.D selaku Dekan FILKOM bahwa budaya ilmiah di Magister Ilmu Komputer FILKOM sangat tinggi. Meski secara tertulis untuk lulus dari Magister Ilmu Komputer mahasiswa harus mempublikasikan minimal 1 jurnal nasional, namun pada kenyataannya para dosen pembimbing yang ada senantiasa mendorong mahasiswa untuk mempublikasikan minimal 2 jurnal internasional sebagai syarat kelulusannya. Bukan hanya target semata tapi FILKOM berkomitmen penuh dalam memfasilitasi budaya riset tersebut. Diakui oleh Wayan bahwa meskipun berat namun FILKOM melalui Magister Ilmu Komputer selama ini selalu menunjang keikutsertaan mahasiswa S2 dalam konferensi ilmiah (wilayah asia tenggara) ataupun penerbitan jurnal internasional baik dalam segi pembiayaan ataupun pembimbingan.

Untuk diketahui dalam upayanya mensosialisasikan budaya pembelajaran yang ada di Magister Ilmu Komputer FILKOM UB, maka Orientasi Pendidikan (ordik) bagi para maba telah dirancang sedemikian rupa. Dimana selain pembukaan ordik, agenda kegiatan juga meliputi pemberian informasi mengenai sejarah, struktur organisasi dan visi misi Magister Ilmu Komputer serta pengetahuan mengenai proses akademik dan administrasi yang berlaku di Magister Ilmu Komputer. Selain itu maba juga diperkenalkan dengan berbagai grup riset yang ada di Magister Ilmu Komputer UB, tujuannya agar maba memiliki gambaran tentang setiap grup riset yang ada dan kemudian dapat segera menentukan untuk bergabung dengan salah satu grup riset sesuai dengan keminatannya masing-masing. [dna] 

 

 

Share